Wakil Ketua IPSS Reteh Berikan Motivasi Kepada OSIS SMK 1 Reteh
KILASRIAU.com - Bertempat di Aula SMK N 1 Reteh, Wakil Ketua IPSS Kecamatan Reteh Munawir memberikan motivasi kepada siswa siswi SMK N 1 Reteh beserta dengan pengurus OSIS, Kamis (29/8/24) yang lalu.
Kegiatan ini bertujuan memotivasi dalam proses belajar siswa adalah dapat membuat siswa menjadi semangat belajar. Motivasi sangat berkaitan dengan stimulus yang membuat siswa menjadi terpacu, terdorong untuk melakukan sesuatu.
Bentuk motivasi yang bisa diberikan agar siswa semangat dalam mengikuti pembelajaran misalnya, menjanjikan siswa hadiah jika berhasil menjawab semua soal dengan benar.
- Kesbangpol Inhil Antar Rinawal Zuqni Izzan Ikuti Pusdiklat Paskibraka Provinsi Riau 2026
- FEBM UMRAH Gandeng UiTM Malaysia, Dorong Tata Kelola Wisata Senggarang Berbasis ESG Lewat Pengabdian Kolaboratif Internasional
- Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Tinggalkan Program Berkelanjutan Melalui Rekonstruksi Gapura dan Bank Sampah Desa Karya Mulya
- Akselerasi UMKM Pesisir: UMRAH dan UiTM Malaysia Dampingi Pelaku Usaha Olahan Laut Senggarang Lewat Digital Storytelling
- Bunda Literasi Inhil Bahas Pengembangan Perpustakaan Apung sebagai Inovasi Layanan Literasi
"Motivasi yang terkadang sebagian menganggap hal tersebut sebagai hal sepele juga bisa membuat semangat belajar siswa menjadi bertambah; misalnya saja dengan memberi pujian seperti kamu pintar, kamu berbakat, kamu hebat dan lain sebagainya, " ungkap Munawir
Senada dengan itu, Badrul Arif yang merupakan guru SMK N 1 Reteh mengucapkan terima kasih dengan kehadiran wakil ketua IPSS Kecamatan Reteh Munawir apalagi kegiatan seperti ini akan menambah gairah dan semangat siswa dalam belajar.
"Sama sama kita ketahui Tujuan pendidikan nasional Indonesia adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Belajar pada akhirnya bisa mengantarkan siswa pada titik jenuh/bosan dalam mengikuti pelajaran, misalnya saja perasaan jenuh tersebut mudah muncul dalam diri siswa jika jam-jam pelajaran sudah agak siang/akhir-akhir pembelajaran," tuturnya.

Tulis Komentar