Peringatan Kemerdekaan di Sungai Guntung Dibalut Sampah Berserakan, Masyarakat Camat dan Lurah Dinilai Abai
KILASRIAU.com - Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang seharusnya menjadi momen unntuk merayakan semangat patriotisme dan kebersamaan justru mencoreng wajah masyarakat Sungai Guntung.
Tak hayal usai acara peringatan yang digelar dengan meriah, sisa-sisa keceriaan tersebut malah teringgal dalam bentuk tumpukan sampah yang berserakan di sekitar balai rakyat Sunagi Guntung.

Masyarakat tampak tidak peduli dengan sampah yang mereka hasilkan. Plastik, botol, dan bungkus makanan dibiarkan tergeletak begitu saja di lapangan, bahkan di saluaran air. Ironisnya, kesadaran masyarakat dan aparat pemerintah setempat terkait lingkungan yang seharusnya menjadi tanggung jawab bersama malah diabaikan begitu saja.
- Polsek Tempuling Laksanakan Pengamanan Pasar Wadai, Situasi Aman dan Kondusif
- 15 Unit Rumah Warga di Desa Simpang Gaung Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta
- Polsek Tempuling Laksanakan Blue Light Patroli, Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif
- Polsek Tempuling Bersama TNI dan Pemerintah Kecamatan Gelar Gotong Royong di Sungai Salak
- Apel dan Gotong Royong Bersama Wujudkan Indonesia Asri di Kabupaten Inhil
"Saya nilai gagal dalam menjaga kebersihan usai acara. Melihat kurangnya kesadaran terhadap menjaga lingkungan tersebut. Dimana kita juga mengetahui bahwa menjadi kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua pihak baik masyarakat, aparat pemerintah hingga di tingkat kelurahan," kata Azhar Wibowo Mahasiswa Unisi yang juga salah satu warga Guntung, Senin (19/8/24).
Lebih lanjut, Azhar mengungkapkan bahwa hingga hari berikutnya, sampah-sampah tersebut masih terlihat menumpuk tanpa ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Seolah tidak ada upaya untuk mengatasi masalah ini, Camat dan Lurah setempat justru terkesan abai terhadap kondisi omoral tersebut.

“Ini bukan hanya masalah sampah, tapi masalah mentalitas dan kesadaran kita semua, Acara sudah selesai, tetapi sampah tetap berserakan. Di mana rasa tanggung jawab kita terhadap lingkungan Sungai Guntung? Apakah menunggu alam yang menyadarkan," tuturnya
Menurutnya, usai melaksanakan kegiatan tersebut tidak adanya kesadaran kolektif dari masyarakat dan lemahnya pengawasan dari pemerintah setempat menjadi sorotan tajam. Peringatan Hari Kemerdekaan yang seharusnya menjadi simbol kebanggaan nasional, kini justru menyisakan permasalahan baru yang mencerminkan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan.

"Saya sebagai anak muda yang masih minim ilmu berharap ada tindakan nyata dari pemerintah setempat, baik camat maupun lurah, untuk segera ambil tindakan mengenai penanganan sampah dan memberikan edukasi yang lebih intensif terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan Sungai Guntung. Jika tidak, momentum positif seperti peringatan kemerdekaan hanya akan terus diwarnai dengan masalah klasik sampah dan ketidakpedulian," ujarnya.**


Tulis Komentar