Gabungan Komunitas di Kuansing Galang Dana Peduli Bencana Sumbar

foto: Istimewa

KUANTAN SINGINGI (KILASRIAU.Com) — Pasca bencana longsor dan banjir bandang lahar dingin (Galodo) yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Agam Sumatera Barat, kembali membangkitkan semangat kebersamaan dan solidaritas dari berbagai kalangan.

Terlihat jelas bantuan mengalir deras dari berbagai pihak. Baik itu dari masyarakat sekitar maupun dari masyarakat diberbagai daerah di indonesia, tak terkecuali dari komunitas-komunitas yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Yakni komunitas King Kuansing, SKin Cahapter, dan TKC.

Dari berbagai pantauan awak media, bencana alam yang menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, rumah-rumah warga, serta fasilitas umum. Ribuan orang terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.

Namun di tengah kesulitan ini, gelombang solidaritas dan kepedulian dari masyarakat dan berbagai organisasi begitu terasa menjadi obat di tengah nestapa.

Sejak hari pertama pasca bencana, bantuan mulai mengalir deras dari berbagai penjuru, mulai dari beras, telur, makan siap saji, air mineral, perlengkapan mandi, perlengkapan shalat, perlengkapan bayi, obat-obatan, dan pakaian layak pakai. Bahkan ada juga yang mengantarkan nasi bungkus untuk para pengungsi dan relawan di Posko-posko, dan juga melakukan penggalangan dana untuk masyarakat yang terkena musibah dimaksud.

Tidak hanya pemerintah, bantuan juga datang dari berbagai organisasi non-pemerintah, komunitas lokal, dan masyarakat umum. PMI dan organisasi kemanusiaan lainnya telah mengirimkan tim medis dan sukarelawan untuk memberikan pertolongan pertama dan layanan kesehatan kepada para korban.

Selain itu, berbagai komunitas dan lembaga sosial turut menggalang dana dan mengumpulkan donasi untuk membantu pemulihan yang disebabkan bencana tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kami dari tiga komunitas yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, bergabung untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di provinsi Sumatera Barat. Ini adalah saatnya bagi kita semua untuk bersatu dan bahu-membahu," ujar Hendrik selaku Humas di Komunitas King Kuansing, Rabu (15/05/2024).

Meskipun bencana ini menimbulkan kesedihan dan merusak banyak hal, tapi dengan kebersamaan dan semangat gotong-royong, kita pasti bisa bangkit dan bersatu untuk memberikan keringan bagi saudara kita dalam bentuk solidaritas,” ujarnya.

Dikatakan Hendrik, dengan bantuan dana yang digalang mereka membuktikan bahwa Komunitas King Kuansing bersama SKin Chapter dan TKC memberikan semangat bangkit obati luka untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

“Dengan bantuan yang terus mengalir dan semangat kebersamaan yang tinggi, diharapkan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat bisa segera kembali ke kehidupan normal mereka,” ungkapnya.

“Mari kita bantu saudara-saudara kita yang sedang dilanda duka. Solidaritas dan kepedulian kita sangat mereka butuhkan saat ini,” seru Pengusaha muda Kuantan Singingi, Anto Berkah Buah di sela-sela penggalangan dana itu.

Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Satu demi satu donasi mengalir, menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih tertanam kuat di hati masyarakat.

"Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada para korban. Setelah giat ini kami akan langsung berangkat ke Padang Panjang. Karena di situ juga ada Komunitas seperti kita dan akan langsung serahkan hasil bantuan yang kita galang di Kuansing bersama mereka," ungkap Andi yang juga Pemuda Kuantan Singingi.

"Alhamdulillah, dana yang kita galang dari pukul 09:30 WIB hingga pukul 12:00WIB di depan Pasar Modern tadi terkumpul Sepuluh Juta Dua Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah(Rp. 10.235.000,-)," demikian ungkap Andi menyampaikan.*(ald)






Tulis Komentar