Pj.Bupati Herman: Jangan Mendirikan Bangunan Menutupi Drainase.
KILASRIAU.com - Guna membuat nyaman dan indah Kota Tembilahan tidak hanya jalan yang menjadi perhatian Pj.Bupati Herman. Tetapi, Drainase juga harus diperhatikan.
Untuk itu, kepada masyarakat yang membangun jangan sampai mendirikan bangunan yang menutupi saluran air, hal ini diungkapkan Pj.Bupati Herman saat meninjau lansung proses pembangunan jalan dan drainase Kampung Melayu jalan yang menuju pelabuhan Lasdap, Senin (13/5/2024).
Untuk itu, diharapkan Kepada Masyarakat jangan mendirikan bangunan di atas Drainase karena ini akan membuat kesulitan petugas membersihkan saluran air tersebut. Selain itu, akan mengganggu air mengalir menuju sungai.
- Polres Inhil Kebut Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Warga Rasakan Harapan Baru
- 39 Jembatan Desa Rampung Dibangun, Kapolda Riau: Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Masyarakat
- Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
- Masyarakat Muak Janji, Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Tembus ke Pasar Senin Tungkal Dibuka dengan Swadaya Warga
- Jalan Rusak 450 Meter Diperbaiki Secara Swadaya, Edy Indra Kesuma Ikut Turun ke Lapangan
Saat dimintai keterangan, Pj.Bupati Herman kepada masyarakat jangan sampai mendirikan bangunan di atas drainase. Karena, tanah ini tanah Pemerintah dan juga menganggu petugas yang membersihkan saluran air.
"Kepada masyarakat janga membuat bangunan yang menutupi Drainase. Karena akan membuat kesulitan petugas kebersihan dalam membersihkan saluran air menuju sungai", ungkap Pj.Bupati Herman.
Kedepan pengelolaan Drainase air akan dilakukan perubahan dengan melihat drainase primer, skunder dengan membelah jalan sekitar 2 meter. Dengan demikian dapat menjamin lingkungan bebas dari banjir.

Tulis Komentar