Amien Rais Kritik Jokowi: Very, Very, Very Wrong 4 Tahun Ini
KILASRIAU.com - Amien Raismengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) termasuk program revolusi mental yang digaungkan pemerintah. Amien menyoroti perjalanan 4 tahun pemerintahan sambil menyinggung soal moral.
"Saya mohon maaf, setelah 4 tahun saya ikuti rezim Pak Jokowi ini itu memang tidak punya kompas moral. Tidak ada moral guidance, tidak punya moral paradigma.
Seperti itu enteng ya, kalau orang tidak punya kompas moral, itu berjanji sebanyak mungkin itu nggak apa-apa. Kemudian bohong pun nggak apa-apa, karena nggak punya kompas moral kemudian ya jadi permisif," kata Amien Rais.
Pernyataan Amien disampaikan dalam peluncuran buku Amien 'Hijrah: Selamat Tinggal Revolusi Mental, Selamat Datang Revolusi Moral' di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).
Kondisi yang disebut tanpa kompas moral ini menurut Amien Rais sangat mengganggu. Dia juga menyinggung budaya baru yang muncul di masyarakat. "Budaya tipu-tipu," sebutnya.
"Jadi ini yang betul-betul menganggu saya. Bahwa there's something very, very, very wrong 4 tahun ini," imbuhnya.
Amien mengaku sempat mengapresiasi gagasan revolusi mental pemerintahan Jokowi. Tapi konsep itu disebut Amien tak berjalan.
- Ikbal Sayuti Kembali Pimpin PPP Riau Periode 2025–2030, Terima SK Langsung dari Ketua Umum
- Bupati Inhil Resmi Buka PKP Kader Loyalitas DPC PKB
- DPC PDI Perjuangan Inhil Gelar Rapat Perdana Pengurus Periode 2025, Perkuat Soliditas dan Siapkan Program Kerakyatan
- Sekjen DDII Sambangi PPP Riau, Bahas Politik sebagai Jalan Pengabdian Umat
- Adakan Konferensi Cabang, Adinaputera Kembali Ditunjuk Menjadi Ketua DPC PDI-P Kabupaten Lingga Priode 2025-2030
"Pak Jokowi tidak punya autentik, kemudian tidak ada dokumen otoritatif dari pemerintah, cuma memang ada break-downnya itu," sambung. Amien.
Karena itu, Amien Rais menawarkan konsep revolusi moral. Moralitas menurutnya menjadi landasan dari tegaknya keadilan.
"Moral itu dimaksudkan kemampuan seorang manusia, hamba Allah, secara build-in, bisa membedakan this is right and this is wrong. Itu moral. Ini terpuji, itu terkutuk, itu bukan mental, tapi moral. Pendek kata, ini sesuai dengan kemanusiaan, itu moral," imbuhnya.


Tulis Komentar