SD Negeri 007 Koto Taluk Targetkan Sekolah Favorit, Pida: Berikan Didikan Terhadap Siswa Agar Mengedepankan Adab

TELUK KUANTAN (KILASRIAU.Com) - Untuk mewujudkan peserta didik yang cerdas dan berprestasi, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Koto Taluk menggelar Silaturahmi dengan Komite dan orang tua/wali murid kelas VI sekaligus rapat pembahasan jelang ujian akhir Nasional Tahun Ajaran 2023-2024. Di ruang kelas VI SDN 007 Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Sabtu (24/02/2024).

Dimana, rapat komite merupakan forum penting yang memungkinkan orang tua/wali murid untuk menyampaikan masukan, saran, dan pertanyaan terkait pendidikan dan kegiatan sekolah.

Dalam giat tersebut, Kepala SDN 007 Koto Taluk, Nurpidayati, SAg.,Mpd menyampaikan, bahwa pihak sekolah yang dipimpinnya ini berupaya menjadikan SDN 007 Koto Taluk ini sebagai sekolah favorit, dengan segudang prestasi.

Hal ini juga dibuktikan dengan berbagai kegiatan perlombaan yang diikuti siswa SDN 007 Koto Taluk yang selalu membawa harum nama baik sekolah dengan menghadiahkan tropi dan peringkat untuk sekolahnya.

"Alhamdulillah, semua kegiatan perlombaan yang ada di tingkat Sekolah Dasar kita ikuti, dan selalu mendapatkan juara," ungkap Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah, Nurpidayati juga menyampaikan beberapa program yang dilaksanakan hingga kini dan kedepannya sudah disusun untuk kemajuan sekolah dan untuk kesuksesan siswa di masa yang akan datang.

Salahsatunya adalah program Satu Hari Tiga Kata (Sarigata). Yakni, program ini dilakukan pihak sekolah agar siswa tetap mendapatkan tiga kata dalam bahasa inggris setiap harinya.

Program dimaksud bertujuan agar siswa juga mengenal dan mengerti serta bisa berkomunikasi menggunakan bahasa internasional selain berbahasa nasional Indonesia. Sebab, dalam kurikulum merdeka yang saat ini diberlakukan tidak ada mata pelajaran bahasa inggris tersebut.

Bukan hanya itu, kata Pida, begitu kepala sekolah menyebut dirinya, selain Sarigata, kita barengi dengan program Satu Hari Satu Tanya (Sarisanya). Jadi, lanjutnya, seorang guru juga mendapatkan tugas untuk menanyai setiap siswanya setiap hari satu pertanyaan, sesuai bidang mata pelajaran.

"Sementara untuk saat ini, pelajaran bahasa inggris, saya sendiri yang mengandle nya," begitu ujar Pida.

"Kami juga sudah jalankan program untuk anak didik kita dengan membiasakan membaca ayat-ayat pendek Alqur'an," ungkap Pida.

"Namun, kami punya harapan lebih untuk anak-anak didik kami. Selain mereka berprestasi, kami lebih mengedepankan agar anak-anak didik kami memiliki akhlak, adab, dan budi pekerti yang baik (attitude)," ujarnya penuh harap.

Perlu diketahui, lanjutnya, bahwa penghargaan dan hadiah juga diberikan kepada anak didik kita yang mendapatkan perhatian lebih dari guru selain anak didik kita yang berprestasi dalam bidang pelajaran.

Menurut Pida, perhatian lebih dimaksud adalah siswa yang dinilai berbudi dan memiliki attitude, yang berperilaku Hormat kepada guru, menyayangi teman. Penurut dan selalu mengikuti arahan guru tanpa terlihat wajah penolakan.

"Semester awal kemarin, kita berikan penghargaan dan hadiah itu kepada anak kita "Silva" dari kelas Enam," tutur Pida mengungkapkan.

Dikatakan Pida, bahwa dirinya bersama segenap dewan guru berupaya untuk menjadikan siswa jebolan SDN 007 Koto Taluk ini adalah siswa yang terkenal dengan kepribadian yang jujur, tulus, cerdas, berbudi, dan berakhlakul karimah, sesuai dengan program P5 (senyum, sapa, salam, sopan dan santun) SDN 007 Koto Taluk.

"InsyaaAllah, tahun ajaran 2024/2025 nanti, sekolah sudah dapat bangunan MDA, dan ini semua tidak terlepas dari dukungan Komite Sekolah beserta orangtua/wali murid tentunya," demikian Kepala SDN 007 Koto Taluk, Nurpidayati, SAg, MPd, mengungkapkan.

Dimana, SDN 007 Koto Taluk, dikenal sebagai sekolah dasar yang memiliki program pembelajaran yang inovatif dan selalu mengikuti perkembangan terbaru di bidang pendidikan. Hal ini menjadi sesuatu yang berbeda dengan kegiatan-kegiatan di sekolah dasar lain, sehingga membantu siswa untuk selalu merasa tertantang dan terus berkembang dalam belajar.

Apalagi saat sekarang sekolah tingkat dasar hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sudah menerapkan konsep Kurikulum Merdeka. Yakni kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler dengan konten yang beragam agar siswa dapat lebih optimal dan memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Sementara Ketua Komite SDN 007 Koto Taluk, Yohanes Alimin, S.Sos.,MPH mengapresiasi pihak sekolah yang telah banyak melakukan program-program untuk kemajuan sekolah dan pendidikan yang bertujuan membentuk siswa didiknya menjadi manusia yang berguna, cerdas, disiplin , berbudi, dan berakhlak mulia.

"Ini benar-benar program yang langka di sekolah setingkat dasar. Alhamdulillah dengan adanya program yang dibuat oleh SDN 007 Koto Taluk ini menjadikan dan mencetak anak didik yang sukses dunia dan sukses akhirat," begitu ujar Yohanes yang akrab disapa Buya ini.

"Mudah-mudahan SDN 007 Koto Taluk menjadi Sekolah Dasar Favorit di negeri kita. Aamiin," ucap Buya sembari berdo'a.

Usai acara silaturrahmi Sekolah dengan komite dan orang tua wali murid SDN 007 Koto Taluk, seorang wali siswa, Siska selaku orang tua siswa mendatangi kepala sekolah di ruangannya memberikan pengakuan bahwa dirinya merasa bersyukur anaknya disekolahkan di SDN 007 Koto Taluk ini.

Pasalnya, orang tua siswa ini mengaku, di SDN 007 inilah anaknya mendapatkan gairah belajar dan semangat yang tinggi. Baik itu dari segi belajar, bergaul, dan ibadah.

"Alhamdulillah, bu. Saya merasa lega dengan perilaku dan karakter anak saya. Yang dulunya tidak sesemangat seperti sekarang ini," ujarnya.

Kepada kilasriau.com, Siska juga mengungkapkan bahwa anaknya sudah beberapa kali pindah sekolah, namun di SDN 007 Koto Taluk inilah diri anaknya mendapatkan kembali gairah dan semangat.

"Iya. Anak saya sudah empat (4) kali pindah dan gonta ganti sekolah. Tapi Alhamdulillah di sini (SDN 007 Koto Taluk. red) dia mendapatkan lagi semangatnya," demikian Siska mengungkapkan dengan haru.

Tidak heran, SDN 007 Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupten Kuantan Singingi, Provinsi Riau ini, di mata masyarakat adalah Sekolah Dasar milik pemerintah yang bernuansa Islami. Antara guru dan murid seperti sebuah keluarga. Di samping siswanya yang berbudi dan beradab, ada guru yang hebat dan bermartabat.*(ald)






Tulis Komentar