Ekpor Kelapa Melewati Pelabuhan Parit 21 Kembali dibuka , Pj Bupati Inhil: Sebagai Upaya Hindari Monopoli Harga
KILASRIAU.com - Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman melepas pengiriman komoditi kelapa keluar Negeri sebanyak 200 ton, di Pelabuhan Parit 21, Tembilahan, Kamis (22/02/24).
Selain pengiriman Komoditi kelapa, acara tersebut di awali dengan Peresmian Unit Pelaksana Teknis Dinas Penyelenggara Pelabuhan Daerah Transportasi Sungai dan Penyeberangan (UPPD – TSP).
Pj Bupati Inhil Herman mengatakan, dengan memberangkatkan kapal kelapa keluar Negeri hari ini bisa mempermudah masyarakat dalam mengekspor hasil kebunnya, sehingga dari segi harga bisa bersaing.
- Tindak Lanjuti Aduan Buruh, Kemnaker Mediasi Kasus PHK 133 Pekerja PT Amos Indah Indonesia
- Kemnaker dan Ubhara Jaya Sepakat Berkolaborasi Siapkan SDM Kompeten dan Siap Kerja
- Ketua TP PKK Inhil Hadiri Gelar Kasus Anak Korban Kekerasan, Perkuat Sinergi Perlindungan Anak
- Pemkab Inhil Raih WTP Ke-10, Wabup Yuliantini Ajak ASN Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
- Bupati Herman Dukung Reforma Agraria Sebagai Kebijakan Strategis Nasional
"Dengan eksport ini harga Kelapa tidak akan terjadi memonopoli sehingga exportir bisa bersaing di tengah-tengah masyarakat dan juga bisa membantu dan mempermudah masyarakat Inhil untuk mengekspor hasil perkebunan keluar Negeri," ujarnya.
Selain itu, Ia juga berharap kepada masyarakat Inhil untuk mengumpulkan hasil-hasil perkebunan khususnya komoditi kelapa agar bisa di Export melalui parit 21.
Sementara Kadis Perhubungan pada kesempatannya mengatakan, pelabuhan ini tidak hanya pengiriman barang saja.
"Kedepan kita juga akan mendorong angkutan sungai berupa barang dan orang untuk beroperasi di pelabuhan parit 21 ini," tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan Peraturan Bupati tentang Perubahan Nomenklatur Dinas Perhubungan Kabupaten Indragiri Hilir dan Pembentukan UPPD – TSP, Penyerahan Surat Persetujuan Berlayar kepada Eksportir dan Penyerahan SK Pelaksana Tugas Kepala dan Kasubbag Tata Usaha oleh Pj.Bupati Herman.

Tulis Komentar