Dini Hari, 2 Rumah di Tembilahan Terbakar Api
KILASRIAU.com - Dini hari, dua rumah di Jalan Pangeran Hidayat RT 06 RW 07, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan hangus terbakar api, pada Selasa 23 Januari 2024.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Drs, Nursal Sulaiman, mengungkapkan, bahwa peristiwa kebakaran itu terjadi pada pukul : 03.30 Wib yang diduga berasal dari kompor gas.
Mantan Camat Mandah itu mengatakan, pemilik rumah yang terbuat dari kayu dan papa Ambok Tri (38) sementara pemilik rumah semi permanen Kurdi (50). Kemudian, dia menjelaskan, bahwa kronologis kejadian, saat itu Ida (istri dari Ambok Tri, red) yang berjualan sarapan pagi pada pukul 04.20 menghidupkan kompor Gas untuk memasak tiba-tiba api muncul dari selang regulator dan membesar di sekitar tabung Gas.
- Di Tengah Anggaran Ratusan Miliar Rehabilitasi Mangrove, Ribuan Hektare Kebun Kelapa Inhil Terus Rusak, Satwa Liar Mulai Turun ke Permukiman
- Tanaman Pekarangan Dan Jagung Pipil Untuk Ketahanan Pangan Indonesia Dari Indragiri Hulu
- Mahasiswa KKN Universitas Riau Laksanakan Penanaman dan Penyerahan TOGA kepada Pemerintah Desa Sako
- Perkuat Benteng Pesisir Sekaligus Dorong Ekonomi Masyarakat
- Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam 5.000 Bibit Mangrove Serentak dan di 21 Polsek Jajaran Peringati Hari Mangrove Sedunia
"Ibu Ida panik berusaha memadamkan api dengan kain Basah tapi Api terlanjur Membesar, bu Ida berusaha meminta pertolongan warga dan menghubungi pemadam kebakaran," katanya.
Mendapatkan laporan dari warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) Damkar Inhil turun langsung memadamkan api yang dibantu SATREDKAR PADUPAI, dan SATREDKAR PSMTI.
"Ada 2 mobil yang diturunkan dan 20 personil Damkar untuk memadamkan api, alhamdulilah api berhasil dipadamkan 05.45 wib," sebutnya.
Terakhir, Plt Kepala Disdukpencapil Kabupaten Inhil itu juga menerangkan, bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Tidak ada korban luka dan korban jiwa sementara untuk kerugian ditaksir kan mencapai +- Rp. 400.000.000," pungkasnya.

Tulis Komentar