Wabup H.Syamsuddin Uti Buka Desiminasi Audit Kasus Stunting Semester 1 Tahun 2023
KILASRIAU.com - bertempat aula Bappeda, Selasa (31/10/2023) Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Inhil membuka Desiminasi Audit Kasus Stunting Semester 1 tahun 2023.
Kegiatan ini merupakan salah satu untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir yang turut dihadiri Kepala BKKBN Riau yang diwakili Kabid KB Supriadi, Kepala BP3AKBP3A, beberapa Pimpinan OPD, Kemenag, Baznas, BPJS, Kepala Puskesmas, Camat Tim Pakar dan Pengurus TP PKK.
Desiminasi Audit Stunting Semester 1 Kabupaten Indragiri Hilir dilaksanakan guna mengenal lebih awal kasus stunting, Demikian dikatakan Supriadi Kabid KB BKKBN Riau.
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
- Lembaga Adat Melayu Riau Tetapkan 23 Februari Hari Ekosistem
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
- Meluruskan Disinformasi Skema Pembiayaan dan “Keuntungan” Mitra SPPG
- Lestarikan Budaya Melayu, 11 Ribu Personel Polda Riau Pakai Tanjak dan Selempang Tiap Jum'at
Sementara itu, Ketua TPPS Inhil H.Syamsuddin Uti dalam arahannya mengatakan, sebagaimana tugas dan fungsi selaku TPPS Inhil memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan Audit kasus stunting yang merupakan kegiatan prioritas dengan mempedomani peraturan Presiden Nomor 72 TH 2021 tentang percepatan penurunan stunting dan peraturan kepala BKKBN No.12 TH 2021 tentang rencana aksi nasional penurunan angka stunting.
"Untuk itu, bagian dari menjalankan tugas dan fungsi tersebut hari ini kita melaksanakan Desiminasi Audit kasus stunting (AKS) sebagai suatu langkah penting yang harus dilakukan untuk mengidentifikasi resiko dan penyebab yang direkomendasikan oleh Tim Pakar Audit Kasus stunting dengan intervensi kepada kelompok sasaran yang meliputi, Wilayah Puskesmas Batang Tuaka, Puskesmas Tembilahan Hulu, Puskesmas Kempas dan Puskesmas Tembilahan. Kemudian terlaksananya pemantauan kepada kelompok sasaran yang telah di Audit tersebut sehingga dipastikan kondisinya membaik dan dinyatakan tidak berisiko/stunting," ucapnya.


Tulis Komentar