1.759 Penerima Manfaat Nikmati MBG, Distribusi Tetap Berjalan Lancar
Kilasriau.com– Penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur 1 Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, tetap berjalan pada Senin (13/04/2026), meskipun sejumlah sekolah tengah melaksanakan ujian.
Kepala SPPG Dapur 1 Pulau Kijang, Zulfikar, mengatakan penyaluran MBG pada hari tersebut dilakukan dengan penyesuaian, yakni hanya menyasar peserta didik kelas VI untuk tingkat SD/MI dan kelas XII untuk tingkat SMA/MA, serta tenaga pendidik dan kependidikan.
“Beberapa sekolah sedang melaksanakan ujian, sehingga distribusi hanya dilakukan untuk kelas akhir. Namun, koordinasi dengan pihak sekolah terus kami lakukan agar penyaluran tetap berjalan optimal,” ujarnya.
- Banyak Kampus Akreditasi Unggulan di Sumatra Utara, LLDIKTI Ajak Masyarakat Kuliah Dekat Rumah
- FPII Desak Badan Pemeriksa Keuangan Audit Total Dana BOS di Inhil, di Dugaan Pengelolaan Tak Transparan
- Hafizhah 30 Juz Asal Sungai Luar Dapat Rekomendasi Bupati Inhil ke Universitas di Arab Saudi
- Pemkab Inhil Dukung Ranperda Baca Tulis Al-Qur’an, Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda
- Raih Pemuncak dari 1.700 Santri, Hafizhah 30 Juz Asal Sungai Luar Harap Rekomendasi Bupati Inhil untuk Beasiswa LPDP
Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan evaluasi guna meminimalisir kesalahan dalam proses distribusi, baik ke sekolah maupun kepada kelompok penerima manfaat lainnya.
Selain itu, mitra MBG juga memastikan program ini tetap mendukung keberlangsungan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah setempat. Upaya tersebut dilakukan agar program MBG tidak berdampak negatif terhadap pelaku usaha lokal.
“Program ini justru diharapkan dapat memberdayakan UMKM, bukan mematikan usaha yang sudah ada,” kata perwakilan mitra MBG.
Secara umum, pelaksanaan distribusi di lapangan terpantau aman dan terkendali tanpa kendala berarti.
Berdasarkan data, penyaluran MBG menjangkau 17 satuan pendidikan dan 3 posyandu di wilayah Pulau Kijang dan sekitarnya. Total penerima manfaat tercatat sebanyak 1.759 orang, yang terdiri dari peserta didik, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Mitra MBG turut mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah memberikan saran dan masukan demi kelancaran program tersebut.
“Masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelaksanaan program ini semakin baik ke depannya,” tutupnya.

Tulis Komentar