Korps PMII Puteri Koordinator Cabang Riau Massa Khidmat 2022-2024 Resmi Dilantik
KILASRIAU.COM - Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Koordinator Cabang Riau resmi dilantik Jumat (2/6/2023).
Pelantikan berlangsung di Hotel Alpha, Kota Pekanbaru.
Pelantikan tersebut mengangkat tema "KOPRI Mandiri dan Maju serta Memperteguh Komitmen Keislaman dan Keindonesiaan yang Responsif Gender".
- Dugaan Pungutan di MTs Negeri 2 Tembilahan Kian Jadi Sorotan, Audit Dana BOS dan Komite Didesak
- Kesbangpol Inhil Antar Rinawal Zuqni Izzan Ikuti Pusdiklat Paskibraka Provinsi Riau 2026
- FEBM UMRAH Gandeng UiTM Malaysia, Dorong Tata Kelola Wisata Senggarang Berbasis ESG Lewat Pengabdian Kolaboratif Internasional
- Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Tinggalkan Program Berkelanjutan Melalui Rekonstruksi Gapura dan Bank Sampah Desa Karya Mulya
- Akselerasi UMKM Pesisir: UMRAH dan UiTM Malaysia Dampingi Pelaku Usaha Olahan Laut Senggarang Lewat Digital Storytelling
Adapun yang menjadi Ketua Kopri PMII Riau Dinahkodai oleh Meta Ratna Sari.

Meta Ratna Sari dan jajaran pengurusnya secara resmi dilantik oleh Sekretaris PKC PMII Riau, Irsyadul Muhtadi.
Pelantikan ini juga sekaligus pembukaan Sekolah Kader KOPRI (SKK) yang pertama di provinsi Riau.
Prosesi pelantikan dan pembukaan SKK tersebut dihadiri dan dibuka oleh Ketua Bidang Kaderisasi Nasional KOPRI PB PMII, Ummu Solihah.

Acara tersebut dihadiri oleh Hj. Dinawati, S.Ag. MM (Ketua PW Muslimat NU Riau), Dr. Afni Z. M.Si (Tenaga Ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Prof. Dr. Junaidi, S.S. M.Hum. (Rektor Universitas Lancang Kuning), Sewitri, SE. (Anggota DPRD Riau), Muhibuddin Ahmad, M.Ag. (Anggota KPU Kampar), para senior PMII dan kader PMII se Riau.
"Beberapa poin penting yang menjadi grand design selama periode kepengurusan Kopri PKC PMII Riau yaitu kaderisasi dan pengembangan sumber daya anggota," kata Meta Ratna Sari dalam sambutannya.
Kedepannya, Meta meminta agar jajaran pengurusnya harus tetap bersinergi dengan PKC PMII Riau.
"Kami tetap selalu bersinergi dengan PKC PMII Riau demi memberdayakan kader perempuan khususnya di Riau guna menciptakan sumber daya perempuan yang berkualitas sehingga dapat memberikan peran yang optimal dalam membangun Riau,” ujar Meta.
Meta menjelaskan alasan pelaksanaan SKK yang dilaksakan tepat pada pelantikan, kata dia, pelaksanaan kaderisasi formal Kopri PMII itu merupakan bentuk keseriusan pengurus dalam membenahi pola kaderisasi.
Sementara itu, Ketua Bidang Kaderisasi Nasional, Ummu Solihah mengapresiasi Kopri PKC PMII Riau sebab untuk pertama kalinya telah menyelenggarakan pelantikan secara terpisah.
"Biasanya pelantikan Kopri PKC berbarengan dengan pelantikan PKC PMII, namun untuk di Riau sangat berbeda karena Kopri-nya melaksanakan pelantikan secara mandiri," terang Ummu dalam sambutannya.
Ummu juga menegaskan bahwa ia akan mendampingi dan mengawal program Kopri PKC PMII Riau selama periode kepengurusan.
Prosesi pelantikan dan pembukaan SKK Riau ditutup dengan Bincang Asyik Perempuan (BINAR) yang bertajuk "Perempuan dalam Mengaktualisasikan Nilai-nilai Pancasila, Politik dan Lingkungan".
Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini yakni Tenaga Ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Afni Z. M.Si dan Prof. Dr. Junaidi, S.S. M.Hum. selaku Rektor Universitas Lancang Kuning.

Tulis Komentar