Jon Erizal Apreasiasi Peran PT Waskita Toll Road (WTR) dalam Membangun Jalan Toll di Indonesia
KILASRIAU.com, PEKANBARU - Anggota Dewan Perwakillan Rakyat Repbulik Indonesia (DPR RI) Dapil Riau, Dr. H. Jon Erizal, SE. MBA. menghadiri kegiatan Sosialisasi Sektor Kontruksi Membangun Negeri, Membangun Masyarakat yang di laksanakan di Hotel Bono Pekanbaru, Rabu (1/3/2023) yang lalu.
Hadir sebagai narasumber, Anggota Komisi VI DPR RI itu, mengapresiasi kinerja PT Waskita Toll Road (WTR) dalam membangun jalan TOL di Indonesia. Menurut JE sapaan akrabnya, membangunan jalan TOL tentunya akan menghubungkan antar provinsi yang juga akan berdampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat.
"Dengan membangun ruas-ruas tol baru dan mengambil alih proyek ruas tol yang belum berjalan, WTR berhasil mendorong pertumbuhan arus distribusi logistik maupun masyarakat yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi di wilayah di mana ruas-ruas tol tersebut berada," ujar Jhon Erizal
- Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Tujuh Jembatan Hadir di Inhil Perkuat Akses Masyarakat
- Kodim 0314/Inhil Rampungkan Pembangunan Jembatan Garuda di Kotabaru, Akses Warga Kini Lebih Lancar
- Bupati Herman Tinjau Infrastruktur CSR di Guntung, Tekankan Transparansi Program
- Warga Pilih Swadaya Bangun Akses Jalan, Kecewa Janji Perbaikan Tak Kunjung Terwujud
- Dandim 0314/Inhil Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Batang Tuaka, Pastikan Progres Sesuai Target
Saat ini, WTR memiliki 10 ruas tol dengan total panjang hingga 561 Km yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera.
“Kita berharap WTR akan menjadi perusahaan investasi jalan tol terkemuka di
Indonesia," harapnya
Kedepannya, sambung JE, dirinya berharap WTR bisa fokus dalam merealisasikan aksi korporasi serta mempercepat penyelesaian konstruksi ruas-ruas tol yang sedang dibangun.
"Tentu hal itu sejalan dengan misi WTR dalam membangun ruas-ruas tol yang terintegrasi untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di Indonesia, khususnya Pulau Jawa dan Sumatera," pungkasnya

Tulis Komentar