Penjelasan Singkat Adab Mandi Dalam Islam
KILASRIAU.COM - Membersihkan diri merupakan kewajiban bagi setiap manusia. Maka dari itu mandi dalam islam itu memiliki adab atau tatacaranya.
Tidak menutup kemungkinan banyak di sekitaran kamu yang tidak mengetahui ataupun kurang memahami adab mandi.
Meskipun kamu tahu, mandi merupakan hal yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
- Bupati Herman Resmi tutup Musabaqah Tilawatil Quran ke-56 Tingkat Kecamatan Kateman
- Jelang MTQ Ke-44 Provinsi Riau, Pemkab Inhil Matangkan Persiapan Kafilah Daerah
- Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
- Bupati Ajak Masyarakat Muhasabah Diri, Persiapkan Hijrah Masuki Tahun Baru Islam 1448 H
- Bupati Inhil Melalui Staf Ahli Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 11, Harapkan Kemabruran Haji Membawa Manfaat Bagi Sesama
Dan tidak heran banyak dari kamu pula yang tidak pede jika tidak mandi bila mana akan pergi baik itu belanja, jalan-jalan dan lain nya.
Untuk itu, INRIAU akan menjelaskan secara singkat adab mandi dalam Islam sebagai mana yang telah diajarkan Rasulullah ?.
Sebelum mandi terlebih dahulu kamu menggunakan tutup kepal saat masuk kamar madi dan ini bertujuan agar setan tidak membuang jahatnya diatas kepala.
Kemudian menggunakan air secukupnya karena islam sangat tidak menyukai yang namanya berlebihan apalagi mubazir. Dan Rasulullah ? juga mengajarkan bahwa saat mandi menggunakan air secukupnya.
Selanjutnya memakai basahan, tujuannya ialah menutupi aurat, terus mendahulukan pembasuh kepala sebelum keanggotaan badan lalu menyiram kepala hingga keakar rambut.
Setelah itu, baru cucu tangan dan membersihkan badan yang terkena kotoran dan jangan lupa untuk berwudhu.
Apabila sudah dilakukan hendaknya mendahulukan bagian sebelah kanan dan tidak berlama-lama didalam kamar mandi karena kamar mandi merupakan tempat yang disukai oleh setan.
Itulah penjelasan singkat terkait mandi dalam islam. Semoga bermanfaat untuk kamu. **

Tulis Komentar