Distankan Pekanbaru Gesa Vaksinasi PMK Hingga Idul Adha
Kilasriau.com, - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru menggesa vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi ternak sapi di Kota Pekanbaru. Saat ini, tercatat hampir 2.000 ternak sapi yang sudah mendapatkan vaksin tersebut.
Kepala Bidang Ternak Distankan Pekanbaru, Herlandria mengatakan vaksinasi ini dilakukan dalam rangka mencegah infeksi virus penyakit tersebut sebelum perayaan Idul Adha pada tahun mendatang. Menurutnya, persiapan suplai ternak sudah dilakukan jauh sebelum Idul Adha menjelang.
"Sejumlah hewan ternak, seperti sapi inikan kita sediakan mulai sekarang untuk persiapan Idul Adha mendatang. Termasuk kita berupaya mencegah masuknya virus dengan vaksinasi agar suplai daging tetap aman menjelang hari besar di Pekanbaru," ujar Kepala Bidang Peternakan Distankan Kota Pekanbaru, Herlandria, Kamis (22/12/22).
- Bupati Inhil Resmikan Laboor Katerisasi Jantung & MembukabPelaksanaan Proctorship Radio Vaskuler
- Resmi Beroperasi, Cath Lab RSUD Puri Husada Tembilahan Jadi Harapan Baru Pasien Jantung di Inhil
- Ketua TP-PKK Inhil Ajak Masyarakat Sukseskan Imunisasi Anak dan Vaksinasi HPV
- Melalui TMMD ke-130, Wujudkan Keluarga Sehat, Bebas Stunting Menuju Indragiri Hilir Maju
- Katerina Susanti Herman Kampanyekan Pangan B2SA di SMA Negeri 1 Keritang, Tinjau Pojok Baca dan Rehabilitasi Gedung TK
Distankan Pekanbaru juga terus melakukan pemeriksaan terhadap ternak-ternak yang ada di kelompok tani hingga ternak yang akan didatangkan dari luar daerah.
"Sampai hari ini tidak ada yang terpapar. Kita terus melakukan vaksinasi PMK agar sapi tetap terhindar dari penyakit itu, kita juga terbantu dari luar daerah yang melakukan vaksinasi itu," pungkasnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan sapi di Pekanbaru berkisar 8.000 ekor untuk perayaan Idul Adha. Oleh karenanya, selama stok vaksin tersedia, pihaknya akan terus melakukan vaksinasi.
"Selama ini setiap stok vaksin datang kita langsung vaksinasi ternak yang diajukan. Tetapi, walaupun belum vaksin, selama ternak itu sehat, tetap bisa diperjualbelikan dan dikonsumsi," pungkasnya.

Tulis Komentar