Bripka WF yang Tikam Atasannya Menyerahkan Diri
Kilasriau.com, - Bripka WF yang menikam seniornya, Aiptu Ruslan, Banit Provos SPN Polda Riau akhirnya menyerahkan diri. WF menyerahkan diri setelah pihak Polda melakukan pendekatan dengan keluarga pelaku.
"Benar, pelaku sudah diamankan. Tim berhasil mengamankan pelaku setelah melakukan pendekatan dengan keluarga. Setelah tahu tempat persembunyiannya, dia (Bripka WF-red) langsung diamankan," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Rabu (21/12/2022).
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota Polda Riau tewas bersimbah darah setelah ditikam rekannya. Pelaku berinisila Bripka WF dan korban adalah Aiptu Ruslan, Banit Provos SPN Polda Riau.
- PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
- Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Dua Saksi Kader IMM Resmi Diperiksa: Tim Advokasi Desak Penyidik Kembangkan Bukti CCTV DPRD Riau dan Tuntut Langkah Progresif
- Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe
- Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
Dari informasi yang dirangkum GoRiau.com, peristiwa penganiayaan berat terjadi pada Selasa (20/12/2022) malam, sekitar pukul 19.30 WIB di SPN Polda Riau.
Kejadian ini berawal dari korban mendatangi pelaku yang sedang berjaga di pos penjagaan. Korban memanggil dan menegur pelaku karena tidak ikut apel pembagian tugas kurve. Pelaku menyampaikan alasannya.
Mendengar jawaban itu, korban menyuruh pelaku untuk push up. Tapi pelaku menolak. Mereka sempat cekcok dan dilerai anggota polisi yang lain.
Sejurus kemudian, pelaku dan korban menuju lapangan apel. Ketika itu, senjata pelaku dilucuti dan disuruh pulang.
Hingga pada pukul 19.15 WIB, pelaku datang ke SPN bersama orangtuanya. Ia menjumpai Waka SPN Polda Riau. Pelaku menyampaikan perkelahian dengan korban. Saat itu, Waka SPN meminta agar persoalan ini diselesaikan besok, sebab pihaknya sedang sibuk persiapan pelantikan.
Tak puas dengan jawaban itu, pelaku menemui Kepala SPN Polda Riau. Setelah menghadap, pelaku keluar tanpa pamit berlari menuju penjagaan. Saat itu juga bertemu dengan korban.
Sempat terjadi perkelahian dan Aiptu Ruslan terkapar setelah sebilah sangkur menancap di dada kiri. Saat korban terkapar, pelaku langsung lari keluar SPN.

Tulis Komentar