Bripka WF yang Tikam Atasannya Menyerahkan Diri
Kilasriau.com, - Bripka WF yang menikam seniornya, Aiptu Ruslan, Banit Provos SPN Polda Riau akhirnya menyerahkan diri. WF menyerahkan diri setelah pihak Polda melakukan pendekatan dengan keluarga pelaku.
"Benar, pelaku sudah diamankan. Tim berhasil mengamankan pelaku setelah melakukan pendekatan dengan keluarga. Setelah tahu tempat persembunyiannya, dia (Bripka WF-red) langsung diamankan," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Rabu (21/12/2022).
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota Polda Riau tewas bersimbah darah setelah ditikam rekannya. Pelaku berinisila Bripka WF dan korban adalah Aiptu Ruslan, Banit Provos SPN Polda Riau.
- Polsek Gaung Ungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Pornografi di Desa Belantaraya
- Polda Riau Tangkap Sindikat Pembunuh Gajah Tanpa Kepala
- Rektor Kecam Keras Tindakan Kriminal di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dan Menyerahkan kepada Proses Hukum yang Berlaku
- Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Gagal Meteran AMI Berpagu Rp5 T, Siapa Pejabat PLN Penerima Cashback USD 50 Juta
- Mahasiswi Jelang Skripsi Dianiaya di UIN Suska, Berawal dari Laporan 110 Pelaku Diamankan
Dari informasi yang dirangkum GoRiau.com, peristiwa penganiayaan berat terjadi pada Selasa (20/12/2022) malam, sekitar pukul 19.30 WIB di SPN Polda Riau.
Kejadian ini berawal dari korban mendatangi pelaku yang sedang berjaga di pos penjagaan. Korban memanggil dan menegur pelaku karena tidak ikut apel pembagian tugas kurve. Pelaku menyampaikan alasannya.
Mendengar jawaban itu, korban menyuruh pelaku untuk push up. Tapi pelaku menolak. Mereka sempat cekcok dan dilerai anggota polisi yang lain.
Sejurus kemudian, pelaku dan korban menuju lapangan apel. Ketika itu, senjata pelaku dilucuti dan disuruh pulang.
Hingga pada pukul 19.15 WIB, pelaku datang ke SPN bersama orangtuanya. Ia menjumpai Waka SPN Polda Riau. Pelaku menyampaikan perkelahian dengan korban. Saat itu, Waka SPN meminta agar persoalan ini diselesaikan besok, sebab pihaknya sedang sibuk persiapan pelantikan.
Tak puas dengan jawaban itu, pelaku menemui Kepala SPN Polda Riau. Setelah menghadap, pelaku keluar tanpa pamit berlari menuju penjagaan. Saat itu juga bertemu dengan korban.
Sempat terjadi perkelahian dan Aiptu Ruslan terkapar setelah sebilah sangkur menancap di dada kiri. Saat korban terkapar, pelaku langsung lari keluar SPN.


Tulis Komentar