Karyawati Total Buah Diduga Sempat Berontak sebelum Tewas di Kamar Kosnya
Kilasriau.com, - Seorang karyawati Total Buah berinisial R (31) ditemukan tewas di kamar mesnya, Serpong, Tangerang Selatan, pada Sabtu (17/12/2022).
Diduga kuat, ia tewas karena dibunuh, lantaran di leher dan dadanya ditemukan bekas luka jeratan dan luka memar. Saat ditemukan, R diduga sudah tewas sekitar dua jam sebelumnya.
Berdasarkan kesaksian warga bernama Hasanuddin, saat ditemukan kondisi jenazah terlentang dengan posisi tangan dan kaki yang seakan berontak.
- PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
- Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Dua Saksi Kader IMM Resmi Diperiksa: Tim Advokasi Desak Penyidik Kembangkan Bukti CCTV DPRD Riau dan Tuntut Langkah Progresif
- Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe
- Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
Hasanudin mengaku ikut masuk melihat kondisi jenazah korban, bersama dengan warga lainnya, sebelum polisi datang.
"Kondisinya kayak orang berontak. Tangannya kaku. Seperti ini nih (memperagakan tangan mengepal yang menahan sesuatu). Kakinya juga tidak lurus," kata Hasanudding, dilansir dari TribunJakarta.com, Minggu (18/12/2022).
Menurut Hasanuddin, pada bagian mulut korban juga tampak bekas tamparan. Selain itu, di leher korban ada luka memar seperti bekas cekikan tangan seseorang.
Bahkan, ada bekas luka kuku di leher korban. Hasanuddin menduga korban tewas dicekik dan melakukan perlawanan sebelum tewas. "Seperti dicekik, lalu berontak melakukan perlawanan," katanya.
Menurut Hasanudin, sebelum ditemukan tewas sekitar pukul 15.15 WIB, tidak tampak situasi mencurigakan dari dalam rumah mess atau kosan korban. Bahkan, kata dia, tidak ada warga yang mendengar suara ribut-ribut, teriakan atau jeritan korban.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan Kepolisian Sektor (Polsek) Serpong, korban diduga tewas akibat tindak kekerasan.
Dari hasil penyelidikan itu pula diketahui bahwa pelaku pembunuh R adalah teman kerjanya sendiri. Mereka sama-sama berkerja di toko retail Total Buah dan tinggal di mess yang disediakan oleh kantor.
Kepala Kepala Polres Metro Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar (AKBP) Sharly Sollu menjelaskan, pelaku telah melakukan tindak kekerasan terhadap korban hingga mengakibatkan luka-luka di sekujur tubuh korban.
Akibat tindak kekerasan itu, korban akhirnya tewas di kamarnya tanpa diketahui siapapun saat kejadian. Kepolisian sudah menangkap pelaku dan terus melakukan pendalaman kasus lebih lanjut.

Tulis Komentar