IBI Inhil Laksanakan Publikasi Stunting, Ini Kata Bupati Inhil
KILASRIAU.com, - Bersempena peringatan Hari Kesehatan Nasional ke -58 Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Publikasi Stunting Bakti Sosial di Lapangan Gajah Mada, Senin(28/11).
Publikasi Stunting ini mengusung dengan Tema "Bersama Kita Cegah dan Tanggulangi Stunting." Sementara Terkait peringatan Hari Kesehatan Nasional ke- 58 mengangkat tema "Peranan dalam Penanganan Intervensi Stunting."
Dihadiri Ketua Gerakan Satu Hati (GSH) Hj Zulaikhah Wardan dan dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil H M Wardan.
- Bupati Inhil Resmikan Laboor Katerisasi Jantung & MembukabPelaksanaan Proctorship Radio Vaskuler
- Resmi Beroperasi, Cath Lab RSUD Puri Husada Tembilahan Jadi Harapan Baru Pasien Jantung di Inhil
- Ketua TP-PKK Inhil Ajak Masyarakat Sukseskan Imunisasi Anak dan Vaksinasi HPV
- Melalui TMMD ke-130, Wujudkan Keluarga Sehat, Bebas Stunting Menuju Indragiri Hilir Maju
- Katerina Susanti Herman Kampanyekan Pangan B2SA di SMA Negeri 1 Keritang, Tinjau Pojok Baca dan Rehabilitasi Gedung TK
Bupati Inhil, H M Wardan menyampaikan pentingnya peranan Bidan sebagai mitra terdekat dalam kehidupan Ibu, bayi dan anak.
“Sepenuhnya kita menyadari betapa penting peran bidan sebagai mitra terdekat dalam kehidupan ibu, bayi dan anak. Bidan adalah garda terdepan dalam membentuk generasi terbaik bangsa, dan merupakan profesi yang sangat memiliki andil besar terkait dengan periode emas anak atau 1.000 hari pertama kehidupan, karena di periode bidan akan selalu memberi pendampingan kepada ibu maupun sang bayi,” ucap H M Wardan.
Ia juga mengatakan permasalahan stunting juga menjadi fokus perhatian bagi pemerintah dalam bidang kesehatan.
"Permasalahan stunting merupakan salah satu fokus perhatian bagi pemerintah dalam bidang kesehatan, pemerintah telah meluncurkan strategi percepatan penurunan stunting, di mana salah satu pilarnya yaitu menekankan pentingnya konvergensi intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif di tingkat pusat, daerah dan Desa," sebutnya.
Lanjutnya, penanggulangan stunting melalui pendekatan lintas sektor menjadi solusi dan sebagai sebuah langkah konkrit.
“Pendekatan lintas sektor ini melibatkan berbagai pihak antara lain pemerintah pusat dan pemerintah daerah, lembaga sosial kemasyarakatan dan keagamaan, akademisi, dan media massa. memang upaya penanggulangan stunting tidak mudah dilakukan, karena banyak melibatkan pihak dengan kepentingan,” ujarnya.
Terakhir, kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini tentunya merupakan upaya kita dalam memberikan hak masyarakat untuk secara gratis dan mendapatkan pelayanan kesehatan.
Dalam acara ini, IBI Inhil melaksanakan bakti sosial dengan berbagai kegiatan diantaranya pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan, senam
dan donor darah, dengan sasaran balita stunting, baduta (anak dibawah usia dua tahun), remaja putri, wanita pra nikah, ibu hamil dan masyarakat.

Tulis Komentar