Keluyuran Dini Hari, Pelajar di Bekasi di Sabet OTK
KILASRIAU.com, -Satu pelajar berinisial AB (17) terluka akibat disabet senjata tajam oleh Orang Tak di Kenal (OTK) di Jalan Kampung Galian, Desa Sukakerta, Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Minggu (13/11/2022) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Kapolsek Tambelang AKP Fahrul Ramdani menyebut, AB mengalami sejumlah luka robek di tangan kanan dan juga kaki kanan.
"Tangan dan kaki kanan korban mengalami luka robek, karena disabet dua kali menggunakan celurit dan samurai," kata Fahrul dalam keterangan yang diterima oleh Kompas.com, Senin.
- PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
- Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Dua Saksi Kader IMM Resmi Diperiksa: Tim Advokasi Desak Penyidik Kembangkan Bukti CCTV DPRD Riau dan Tuntut Langkah Progresif
- Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe
- Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
Fahrul menuturkan, kejadian penganiayaan itu bermula ketika korban bersama dengan 7 orang temannya melintas untuk menuju ke Kampung Utan Soga, Cabangbungin.
Setibanya di tempat kejadian, rombongan itu diduga dipepet oleh dua orang tak dikenal.
"Dua orang itu langsung mendatangi korban dan korban langsung terjatuh dari sepeda motor Honda PCX miliknya," jelasnya.
Melihat korban terjatuh, pelaku pun langsung menyabetkan sebilah samurai ke tubuh korban.
Tak berhenti sampai situ, pelaku kedua mengayunkan senjata tajam jenis celurit ke arah korban.
"Korban terluka di kaki kanannya, karena mencoba menahan sabetan samurai, dan ketika disabet celurit, korban mencoba menangkis kembali hingga menyebabkan tangan kanan korban terluka," tutur Fahrul.
Fahrul sendiri belum dapat memastikan apakah pelaku berniat merampas sepeda motor milik korban atau tidak.
Namun ia memastikan, bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.
"Masih kami selidiki, karena korban masih di RSUD. Sementara kami periksa saksi-saksi yang ada terlebih dahulu," pungkas Fahrul.

Tulis Komentar