Tidak Punya KIS BPJS Kesehatan, Warga Inhil Ini Andalkan Jampi-jampi Saat Sakit
Kilasriau.com - Warga desa Sungai Luar, kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Saharudin tidak bisa berbuat berbuat banyak saat dirinya menderita sakit.
Saharudin yang merupakan tulang punggung keluarga, kini hanya bisa duduk di rumah setelah ia terkena musibah terkena kayu ketika sedang menjaga istrinya yang lebih dahulu sakit gangguan jiwa.
"Waktu sedang jaga istri, tiba-tiba tertimpa broti ke tulang rusuk sehingga bengkak sampai sekarang. Kadang nyesek dan susah tarik nafas," ucapnya saat dikunjungi media dan Pemerintah Desa Sungai Luar, Senin (14/11/2022).
- Lindungi Pekerja Migran di Malaysia, BPJS Ketenagakerjaan dan PERKESO Pembaruan MoU
- BPJS Ketenagakerjaan Sediakan Program MLT, Peserta Bisa Ajukan KPR hingga Rp500 Juta
- Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan Kejati Riau Pulihkan Piutang Iuran Rp2,07 Miliar
- Ahli Waris Anggota BPD Desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil Terima Santunan 42 Juta
- Percepat UCJ Kota Pekanbaru, BPJS Ketenagakergaan Gelar Forum Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Saat ditanya kemana alternatif berobat ketika menderita sakit tersebut. Ayah anak satu ini menjelaskan jika dia selama ini hanya mengandalkan air putih yang sudah ditawar orang pintar dan juga sesekali membeli obat di warung-warung.
"Kami tidak punya Kartu Indonesia Sehat (KIS) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan jadi pasrah aja di rumah, kadang ada duit beli obat di warung, kalau tak ada ya alternatif minta tawarkan air ke orang pintar," jelasnya.
Pria paruh baya ini juga menyebutkan jika istrinya yang sekarang menderita gangguan jiwa dan kerap mengamuk ini tidak memiliki KIS BPJS. Ia mengungkapkan keinginannya untuk membawa istrinya berobat namun keterbatasan kemampuan dan dana sehingga ia hanya pasrah mengandalkan obat dari puskesmas.
"Istri saya udah lama sering ngamuk-ngamuk. Kami mau bawa dia berobat tapi tidak punya biaya, syukurlah ada dokter dari Puskesmas Sungai Piring yang sering besuk kasih obat untuk memenangkannya," tukasnya.
Sementara itu Kepala Desa Sungai Luar, Baharuddin yang ada di lokasi menyebutkan pihaknya sudah berkali-kali memasukkan permohonan terhadap keluarga ini, namun sampai sekarang belum ada kepastian kelanjutan berkas tersebut.
"Kami dari pihak Pemerintah Desa sudah mengajukan permohonan KIS BPJS Kesehatan gratis tapi sampai sekarang belum ada hasil dan jawaban yang kami terima kouta penuh," imbuhnya.**

Tulis Komentar