Bupati Inhil Ikuti Musrenbang Riau 2026 Secara Virtual, Perkuat Sinergi Pembangunan
Kilasriau.com - Pemerintah Provinsi Riau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Riau Tahun 2026 di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Musrenbang diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, baik secara langsung maupun virtual, mulai dari unsur pemerintah, DPRD, kepala daerah, hingga tokoh masyarakat.
- Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Sinergi Pemkab dan TP PKK Inhil Perkuat Peran Bank Sampah Guna Lestarikan Lingkungan
- Pengurus DPW Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Provinsi Riau Hadiri Mubes VI di Jakarta, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan
- Gulung Pengedar di Jalan Lingkar, Satresnarkoba Polres Pelalawan Sita 60 Gram Sabu dan Ganja Kering
- Tindak Tegas Karhutla, Polres Inhu Usut Dua Kasus Pembakaran Lahan di Peranap dan Seberida
Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan mampu memastikan perencanaan pembangunan benar-benar berpijak pada kebutuhan riil serta aspirasi masyarakat.
Dari Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati yang diwakili oleh Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Inhil, H. Dwi Budiyanto, S.Sos., M.Si., mengikuti kegiatan secara virtual dari ruang rapat Bappeda Inhil di Tembilahan, didampingi oleh Kepala Bappeda beserta jajaran.
Musrenbang dibuka dan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya keselarasan perencanaan pembangunan antar tingkat pemerintahan agar program yang disusun tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa perencanaan pembangunan harus berbasis data, adaptif terhadap dinamika daerah, serta mampu menjawab tantangan ke depan, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, sinergi yang solid antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencapai target pembangunan serta mewujudkan Riau yang maju dan berdaya saing.

Tulis Komentar