Bupati Inhil Ikuti Musrenbang Riau 2026 Secara Virtual, Perkuat Sinergi Pembangunan
Kilasriau.com - Pemerintah Provinsi Riau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Riau Tahun 2026 di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Musrenbang diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, baik secara langsung maupun virtual, mulai dari unsur pemerintah, DPRD, kepala daerah, hingga tokoh masyarakat.
- Monyet Liar Resahkan Warga Parit 13 Tembilahan, Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemkab Inhil Bergerak Cepat
- Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Dibuka, Kemnaker Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi
- Wabup Inhil Hadiri Rilis Inflasi Daerah Juli 2026
- Bupati Inhil Herman dan Ketua TP PKK Katerina Susanti Herman lantik pejabat desa di Keritang
- Bupati Herman Pastikan 87 Pedagang Pasar Sungai Gantang Dapat Tempat Layak, Pembangunan Dimulai 2027
Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan mampu memastikan perencanaan pembangunan benar-benar berpijak pada kebutuhan riil serta aspirasi masyarakat.
Dari Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati yang diwakili oleh Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Inhil, H. Dwi Budiyanto, S.Sos., M.Si., mengikuti kegiatan secara virtual dari ruang rapat Bappeda Inhil di Tembilahan, didampingi oleh Kepala Bappeda beserta jajaran.
Musrenbang dibuka dan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya keselarasan perencanaan pembangunan antar tingkat pemerintahan agar program yang disusun tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa perencanaan pembangunan harus berbasis data, adaptif terhadap dinamika daerah, serta mampu menjawab tantangan ke depan, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, sinergi yang solid antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencapai target pembangunan serta mewujudkan Riau yang maju dan berdaya saing.

Tulis Komentar