Ketua GSH Inhil Jadi Narasumber Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting
Kilasriau.com - Ketua Gerakan Satu Hati (GSH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj. Zulaikhah Wardan menjadi Narasumber pada kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Inhil, Jum'at (04/11/22).
Kegiatan pelatihan pencegahan dan penanggulangan stunting Kabupaten Inhil yang di laksanakan di Rumah Singgah Galibu Kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang ini sebelumnya dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil HM. Wardan.
Ketua GSH Kabupaten Inhil Hj. Zulaikhah Wardan dalam arahannya menyampaikan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah agar kita memberikan pemahaman tentang stunting, bagaimana cara pencegahan dan bagaimana dampaknya.
- Wamenaker: Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan yang Cepat dan Transparan
- Raih Opini WTP, Bupati Herman Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD Inhil
- Sekda Inhil Sampaikan Tanggapan Bupati atas Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Bupati Herman Resmikan Layar Digi, Wahana Nonton Digital Pertama di Riau Hadir di Tembilahan
- Kemnaker dan Komisi IX DPR RI Sepakat Perkuat Kualitas MagangHub 2026
"Ada sebanyak 17 anak yang berstatus gizi buruk dan 365 anak gizi kurang di Kabupaten Inhil. Anak-anak ini selama 3 bulan kita berikan susu"jelas Ketua GSH Hj. Zulaikhah Wardan.
Lebih lanjut dikatakan Hj. Zulaikhah Wardan, dalam rangka pencegahan penanggulangan stunting ini diharapkan kepada seluruhnya untuk menganjurkan gerakan ASI eksklusif.
" Dalam pencegahan stunting ia juga telah melaksanakan program lain yaitu bagaimana untuk membantu keluarga dari anak tersebut keluar dari kondisi kemiskinan dengan memberikan bantuan yang bekerjasama dengan BAZNAS berupa pelatihan menjahit, peralatan bengkel motor dan bengkel las. Diharapkan dapat memberikan mereka pendapatan sehingga terpenuhi gizinya" tutup Hj. Zulaikhah Wardan.
Hadir dalam kesempatan, Kadis Kesehatan, 21 orang peserta yang berasal dari TP PKK Desa dan Keurahan, Kader Posyandu, Muslimat NU, UPT Puskesmas, serta ditambah 20 orang Siswi SMA/Sederajat.**

Tulis Komentar