Ketua GSH Inhil Jadi Narasumber Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting
Kilasriau.com - Ketua Gerakan Satu Hati (GSH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj. Zulaikhah Wardan menjadi Narasumber pada kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Inhil, Jum'at (04/11/22).
Kegiatan pelatihan pencegahan dan penanggulangan stunting Kabupaten Inhil yang di laksanakan di Rumah Singgah Galibu Kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang ini sebelumnya dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil HM. Wardan.
Ketua GSH Kabupaten Inhil Hj. Zulaikhah Wardan dalam arahannya menyampaikan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah agar kita memberikan pemahaman tentang stunting, bagaimana cara pencegahan dan bagaimana dampaknya.
- Kapolres Inhil Pimpin Apel Pengamanan Pawai Malam Takbir Idul Fitri 1447 H Libatkan 258 Personel Gabungan
- Kapolres Indragiri Hilir Bersama Pejabat Utama Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Idul Fitri 1447 H 2026
- Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
- Mudik Tenang Tanpa Cemas, Polsek Tempuling Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Warga
- Bupati Inhil Tegaskan Penataan SDM Pasca Restrukturisasi OPD Masih Berproses, ASN Diminta Tetap Tenang
"Ada sebanyak 17 anak yang berstatus gizi buruk dan 365 anak gizi kurang di Kabupaten Inhil. Anak-anak ini selama 3 bulan kita berikan susu"jelas Ketua GSH Hj. Zulaikhah Wardan.
Lebih lanjut dikatakan Hj. Zulaikhah Wardan, dalam rangka pencegahan penanggulangan stunting ini diharapkan kepada seluruhnya untuk menganjurkan gerakan ASI eksklusif.
" Dalam pencegahan stunting ia juga telah melaksanakan program lain yaitu bagaimana untuk membantu keluarga dari anak tersebut keluar dari kondisi kemiskinan dengan memberikan bantuan yang bekerjasama dengan BAZNAS berupa pelatihan menjahit, peralatan bengkel motor dan bengkel las. Diharapkan dapat memberikan mereka pendapatan sehingga terpenuhi gizinya" tutup Hj. Zulaikhah Wardan.
Hadir dalam kesempatan, Kadis Kesehatan, 21 orang peserta yang berasal dari TP PKK Desa dan Keurahan, Kader Posyandu, Muslimat NU, UPT Puskesmas, serta ditambah 20 orang Siswi SMA/Sederajat.**


Tulis Komentar