Wapres Ajak Masyarakat Tetap Waspadai Corona Varian Omicron XBB
KILASRIAU.com, - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar masyarakat tetap mewaspadai virus COVID-19 jenis terbaru yaitu varian Omicron XBB.
"Kita sudah menjaga kondisi seperti sekarang, kepada masyarakat tetap harus menggunakan masker dan berhati-hati," kata Wapres Ma'ruf Amin saat menyampaikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2022 di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Jumat.
Menurut Wapres, hingga saat ini, pemerintah belum mengubah status pandemi menjadi endemi.
- Bea Cukai Langsa Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
"Karena kita masih terus mengamati sambil juga menunggu petunjuk-petunjuk lebih lanjut dari WHO. Salah satunya, varian baru, dan Kementerian Kesehatan sedang mengkaji dan seberapa besar berbahaya daripada varian baru itu," ungkap Wapres.
Dengan kehati-hatian yang tinggi, masyarakat tetap diminta untuk melakukan aktivitas sehari-harinya demi tetap menjaga roda sosial ekonomi tetap berputar.
"Hati-hati tetapi jangan sampai mengganggu mobilisasi masyarakat, jangan sampai ekonomi terganggu," kata Wapres.
Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan sebanyak 24 negara sudah melaporkan adanya penemuan kasus COVID-19 dengan varian XBB termasuk Australia, Malaysia, India, Singapura dan Inggris.
Di Indonesia sendiri setidaknya sudah ditemukan empat kasus dengan varian XBB yaitu tiga kasus berasal dari DKI Jakarta dan satu kasus dari Jawa Timur.
Hingga Jumat (28/10), tercatat 3.015 kasus baru COVID-19 di Indonesia sehingga total kasus positif adalah 6.484.764 kasus, dengan kasus aktif adalah sebanyak 22.743 kasus, sedangkan kasus sembuh bertambah 1.783 kasus sehingga total sembuh mencapai 6.303.477 kasus.
Sebanyak 22 pasien meninggal dunia sehingga total meninggal dunia adalah sebanyak 158.544 pasien sejak pandemi melanda pada Maret 2020.
Sedangkan untuk vaksinasi yang dilakukan, pemerintah telah menyuntikkan vaksin dosis pertama COVID-19 di Indonesia sejumlah 205.125.007 dosis, dosis kedua yang sudah disuntikkan adalah sebanyak 171.852.490 dosis.
Diketahui varian XBB ini lebih cepat menular 0,79 kali dibandingkan gelombang varian BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2.
Namun, gejala varian XBB sama dengan varian-varian Omicron lainnya. Bahkan, jika melihat dari tingkat fatalitasnya, varian XBB lebih rendah dibanding varian Omicron lainnya.
Menurut pusat pengendalian pencegahan penyakit (CDC) AS, gejala varian XBB, antara lain, demam, merasa kedinginan, batuk, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau pilek, mual atau muntah, diare dan sesak napas.*


Tulis Komentar