Seruan Slogan "Kembalikan Kuala Sebatu Sebagai Lumbung Padi Indragiri Hilir" Muncul di Dunia Maya
KILASRIAU.com - Fenomena banjir Kuala Sebatu kecamatan Batang Tuaka terus disuarakan pemuda dan masyarakat untuk secepatnya ditangani oleh pihak terkait, meskipun sudah beberapa kali upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Indragiri Hilir.
Setelah memunculkan isu Demo besar-besaran, kini pemuda dan masyarakat desa Kuala Sebatu menyerukan slogan "Kembalikan Kuala Sebatu Sebagai Lumbung Padi Indragiri Hilir".
Menurut ketua Pemuda Desa Kuala Sebatu, Hasanuddin saat dikonfirmasi menyebutkan seruan slogan tersebut sebagai pengingat bahwa desa Kuala Sebatu itu adalah Lumbung Padi nya Indragiri Hilir.
- Data Perkebunan Kelapa Masyarakat yang Rusak Tidak Akurat, MOI Inhil: Warga Desa di Inhil Terancam tidak Mendapatkan Bantuan dari Pemerintah
- Kades Bayas Disorot dalam Sengketa Lahan, Janji ke Warga Belum Terbukti
- Sinergi Ketua DPRD Inhil, PLN, dan Pemdes, Jaringan Listrik Segera Dibangun di Desa Sialang Panjang
- Masuki Musim Kemarau, Lurah Tembilahan Kota Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran
- Musrenbang Desa Wonosari Tahun Anggaran 2027 Digelar, Libatkan Unsur Pemerintahan dan Masyarakat
"Kita sengaja dengungkan itu supaya pertanian kita tidak hilang, dan pemerintah daerah kita segera mengambil langkah untuk menyelamatkan lahan pertanian yang kini terendam banjir," jelasnya, Jum'at (14/10/22).
Hasanuddin menambahkan, pihaknya akan terus menyuarakan itu sampai betul-betul ada tindakan serius di lapangan sehingga masyarakat sudah efektif lagi melakukan aktivitas pertanian.
"Kita akan terus bersuara sampai pertolongan itu hadir. Sudah saatnya kami harus menyampaikan ini ke publik agar semua orang tau kalau Kuala Sebatu terancam punah lahan pertaniannya. Kita tidak mau lahan kami sayangi berubah jadi lautan, dan kami juga tidak mau melihat saudara kami kesusahan mencari beras, untuk itu doakan kami dalam perjuangan ini semoga membuahkan hasil yang baik dan pertanian tetap terjaga, beras lokal tetap berjaya," imbuhnya.**


Tulis Komentar