JK: Beda Sikap Birokrat dan Pengusaha Bikin Banyak Kasus di KPK
JAKARTA, KILASRIAU.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut pangkal banyaknya kasus korupsi ditangani KPK ada pada etos kerja birokrat dengan pengusaha. Apa maksudnya?
"Kenapa terjadi banyak kasus-kasus di KPK? Karena perbedaan sikap antara para pengusaha dan birokrasi," ujar JK dalam pidatonya di acara Pembukaan International Public Service Forum, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (7/11/2018).
"Para pengusaha ingin hasil, karena itu ingin cepat, dan para birokrat ingin prosedur sehingga lambat. Antara cepat dan lambat kemudian terjadilah negosiasi, timbullah masalah," imbuh JK.
- Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI
- Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
- Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan
- Bea Cukai Langsa Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
Menurut JK, sistem kerja birokrasi harus direformasi. JK ingin agar sistem kerja birokrat harus cepat agar pengusaha tidak membeli kecepatan itu ketika berurusan dengan birokrat.
"Kenapa dia (pengusaha) membayar (kecepatan)? Karena ingin cepat. Daripada tiga bulan lebih baik satu minggu dan perlu sesuatu untuk melayani cepat itu," ujarnya.
JK menyebut inovasi menjadi kata kunci dalam sistem birokrasi. Namun selain itu pelayanan yang bersih juga disebut JK merupakan keharusan.
"Maka inovasi itu perlu menjadi bagian daripada upaya keseluruhan bangsa ini. Perlu inovasi, itu menjadi pelajaran bagi yang lain dan kemudian dapat dikembangkan lagi dengan baik," tuturnya.

Tulis Komentar