Arus Pendek Listrik, Pasar Tradisional Dungus Hangus Terbakar
Kilasriau.com - Diduga arus pendek listrik, pasar tradisional Dungus yang ada di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (4/9) Ludes terbakar.
Menurut kesaksian Ahmad Yani (56) warga setempat, api pertama kali muncul dari pasar bagian tengah, sekitar pukul 14.00 WIB. Api makin membesar dan membakar seluruh isi dalam pasar.
- Bea Cukai Langsa Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
“Api berasal dari dalam pasar, dugaannya belum tau dimungkinkan listrik korslet. Tau-tau apinya itu sudah menyala hebat mas,” ungkap Ahmad saat ikut memadamkan api.
Menurut Ahmad Yani, kondisi pasar Dungus saat kejadian sudah tutup dan pintu masuk pasar terkunci. Hanya dirinya dengan tukang sapu pasar yang mengetahui.
“Pasar sepi gak ada orang tadi, hanya saya saja sama pak Yoto tukang sapu, ada ratusan kios di dalam yang terbakar. Itu pemadam juga baru dating,” tambahnya.
Ratusan warga sekitar pasar pun panik, hingga berhamburan sembari membantu menyelamatkan barang-barang milik pedagang yang masih tutup ditinggal pulang.
Warga terpaksa mendobrak pintu rolling door kios karena api dengan cepat menjalar ke seluruh dalam pasar. Dengan alat seadanya warga mengeluarkan seluruh barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.
Selain berisi barang-barang yang mudah terbakar, termasuk gas elpiji, kebakaran cepat meluas karena kencangnya angin di lokasi kejadian.
“Tadi kita bingung pak, soalnya pasar sepi gak ada orang, kita mau matikan api tapi pasar sudah ditutup. Apalagi anginnya tadi kencang sekali jadi api cepat sekali membakar seluruh isi pasar,” kata Sunyoto tukang sapu pasar Dungus.
Hingga kini sebanyak 3 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Madiun dan Pemkot Madiun masih terus melakukan proses pemadaman pasar Dungus.
Belum diketahui pasti berapa jumlah total kios pasar Dungus yang terbakar maupun jumlah kerugian dampak kebakaran.


Tulis Komentar