HMI Cabang Tembilahan Tanggapi Acara Hari Mangrove Sedunia
KILASRIAU.com - Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tembilahan berikan tanggapan acara hari mangrove sedunia yang dilaksanakan selasa 26 Juli2022 di pantai Terumbu Mabloe Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra.
Dalam kesempatan ini kawan-kawan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tembilahan (HMI) menghadiri acara Hari Mangrove Sedunia yang di Prakarsai oleh Jikalahari dan BDPN serta mengandeng IKDR (Ikatan keluarga Duanu Riau) sekaligus support by dari kawan-kawan media, mahasiswa pecinta alam.
Ketua Umum HMI Cabang Tembilahan Ahmad Fauzi mengatakan kegiatan Hari mangrove sedunia yang di Prakarsai oleh Jikalahari dan BDPN serta mengandeng IKDR sangat penting bagi masyarakat sekitar dan biota laut.
- Satukan Langkah Bangun Negeri dari Desa, TMMD ke-130 Tanam 1.000 Bibit Petai, Jengkol, dan Sirsak
- Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
- Dugaan Selisih 267 Hektare Lahan Eks PT Agro Sarimas, Media Purna Polri Pertanyakan Dasar Panen KSO Agrinas
- Tekan Angka Kecelakaan, Polres Inhil Fokuskan Operasi Patuh pada 10 Pelanggaran Lalu Lintas
- Jangan Berlindung di Balik Profesi Wartawan! Ketua PW-IWO Riau Tegaskan Anggota Terlibat Narkoba Bakal Ditindak
"Kami menyambut baik Kehadiran Jikalahari dan BDPN di Indragiri Hilir terutama ikut peduli dan memperhatikan keadaan lingkungan pesisir yang saat ini mengalami abrasi dan intrusi air laut. Dan hari ini kita bisa lihat dampak nyata perubahan iklim,ditandai tingginya permukaan air,Abrasi dan intrusi air laut yang menyebabkan matinya ribuan ha perkebunan kelapa rakyat, sebut saja Desa Tanjung Pasir dan Desa kualat selat sebagai mana yang di kampanyekan BDPN dan Jikalahari akhir - akhir ini," ucapnya, Rabu (27/7/22).
Selain itu, Fauzi menuturkan perlu Langkah Cepat dan Nyata dari Pemerintah Daerah agar selogan Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini tidak terpeleset menjadi Negeri Hamparan Kelapa Rusak.
"Kami nilai Pemerintah hari ini yang di pimpin bupati Muhammad Wardan dan wakil bupati Syamsuddin uti sedang gencar kampanye untuk peluang merebut kekuasan dibanding membenahi keadaan petani, untuk itu kami berharap pemerintah HM Wardan dan Syamsuddin uti fokus terlebih dahulu dengan janji politik dan menahan sahwat politik demi masyarakat Indragiri Hilir terutama dimasa pemulihan ini," harapnya.
Oleh karena itu aksi nyata serta kampanye Jikalahari dan BDPN ini membuka mata kita semua ternyata slogan selama ini tak sama dengan realita dilapangan.
"Saya berharap untuk tahun-tahun berikutnya kegiatan ini bisa berkelanjutan dan bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hilir. semoga dengan adanya kegiatan hari mangrove sedunia ini kita bisa bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan untuk anak cucu kita," imbuhnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Inhil Andi Rusli, Dandim 0314/Inhil, Kapolres Inhil, Kepala OPD terkait, Ketua IKDR, Camat Kuindra beserta unsur Forkopincam, Koordinator Jikalahari dan BPDN, Kepala UPT KPH Mandah, Kepala Desa Sungai Bela, Insan Pers dan tamu undangan lainnya.

Tulis Komentar