Diduga Jatuh dari Tangga, Seorang Guru Ditemukan Tidak Bernyawa di Rumahnya
KILASRIAU.com - Diduga jatuh dari tangga, seorang guru kungfu di Jalan Gerilya Kelurahan Tembilahan Hulu ditemukan tidak bernyawa di dalam rumahnya, Kamis (21/7/22).
Kapolsek Tembilahan Hulu Iptu Ricky Marzuki saat dikonfirmasi oleh wartawan melalui via WhatsApp membenarkan peristiwa tersebut.
"Iya betul," tulisnya singkat.
- Polsek Tempuling Bersama Tim Gabungan Lakukan Pendinginan Hotspot di Tanjung Pidada
- Inhil Siaga Darurat Karhutla, Kalaksa R. Arliansah Perintahkan Tim TRC Pantang Pulang Sebelum Api di Tempuling Padam
- Personel Polsek Tempuling Laksanakan Pendinginan Titik Hotspot di Tanjung Pidada Meski Tengah Berpuasa
- Gerak Cepat Personel Polres Inhil dan Polsek Concong Dalam Bantu proses Padamkan Kebakaran
- Satpolairud Polres Indragiri Hilir Laksanakan Program JALUR Bersih Pantai/Sungai
Iptu Ricky Marzuki menuturkan, guru kungfu tersebut adalah Warno/Suhu (70) yang tinggal di Jalan Gerilya Kelurahan Tembilahan Hulu.
Dijelaskannya, bahwa kronologisnya, almarhum ini tinggal sendiri di ruko itu, pasca mengajar kungfu semua murid pulang dan tinggallah dia seorang diri di ruko tersebut.
"Tadi malam masih ngajar kungfu sama kumpulan mereka, setelah latihan yang lain pulang beliau tinggal sendiri, tadi pagi rekan-rekan almarhum coba menghubungi tapi tidak ada jawaban," ujar Kapolsek.
Saat diperiksa dari pintu ke pintu, semua terkunci dari dalam. Salah seorang kepercayaan dari guru kungfu tersebut berusaha mencari cara agar bisa masuk ke dalam ruko tersebut.
"Jadi ada satu muridnya/tangan kanan beliau mencoba membuka dari pintu samping, dia (Warno red) ditemukan di tangga tengah, dari lantai 2 menuju lantai bawah. Ditemukan almarhum dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi," tukasnya.
Sejauh ini, kata Kapolsek untuk penyebab kematian Warno, pihaknya masih menunggu hasil visum dari RS.
"Saat ini jenazah almarhum sudah dibawa ke rumah sakit umum untuk di otopsi," imbuhnya.**


Tulis Komentar