Ketua PC Muslimat NU Gelar Rapat Terkait Kegiatan Pembinaan Keluarga Maslahah Annadiyyah
KILASRIAU.com - Ketua Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Hj Zulaikhah Wardan menggelar Rapat membahas tentang pelaksanaan kegiatan pembinaan keluarga maslahah annadiyyah di Kediaman Bupati Inhil, jalan kesehatan, Tembilahan, Senin (30/5/22).
Ketua PC Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan mengatakan, Program Binaan Keluarga Maslahah ini merupakan salah satu program dari PC Muslimat NU di tahun 2022.
"Program ini akan dijalankan langsung di tiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU dari 5 Kecamatan terdekat, seperti Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tempuling, Kempas, dan Batang Tuaka, dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang dan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2022 serta hal ini merupakan program pertama," ujar Ketua PC Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan.
- Anggaran OPD di Inhil Dinilai Belum Terbuka, PW-MOI Akan Layangkan Surat Resmi ke Pemkab
- Polres Inhil Gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 untuk Pelayanan Idul Fitri 1447 H
- Polsek Kateman Cek Ketersediaan dan Distribusi BBM serta LPG Jelang Lebaran
- Soal Transparansi Penggunaan Anggaran OPD di Inhil, PW-MOI Inhil Kembali Tegaskan Komitmen Organisasinya
- Polsek Tempuling Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimcam dan Santuni Anak Yatim
Lebih lanjut Ketua PC Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan menambahkan bahwa untuk tahun 2023 akan dilanjutkan dengan 15 PAC Kecamatan yang belum, tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana memberikan pembinaan terhadap keluarga, khususnya penguatan pengamalan kehidupan beragama berdasarkan ajaran ahlus sunnah waljamaah, sehingga tidak mudah terpengaruh dengan berbagai ajaran, aliran yg marak terjadi akhir - akhir ini yang bisa menyesatkan bagi kehidupan beragama.
"Jadi, kegiatan ini akan merupakan jangka panjang dan kecamatan yang belum mendapatkan giliran akan dilanjutkan ditahun yang akan datang. Sebab tujuan kegiatan kita ini adalah bagaimana memberikan pembinaan terhadap keluarga, khususnya penguatan pengamalan kehidupan beragama berdasarkan ajaran ahlus sunnah waljamaah, sehingga tidak mudah terpengaruh dengan berbagai ajaran, aliran yg marak terjadi akhir - akhir ini yang bisa menyesatkan bagi kehidupan beragama kita," jelasnya.
Untuk diketahui di samping itu juga rapat membahas tentang kerja sama Muslimat NU dengan BAWASLU dalam rangka memberikan pendidikan politik bagi perempuan untuk menghadapi pemilu 2024.**


Tulis Komentar