Minyak Goreng Langkah, Ketua DPRD Bersama Disdagtri Inhil Turun Langsung Lakukan Sidak ke Gudang
KILASRIAU.com - Menanggapi permasalahan kelangkaan minyak goreng, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) turun langsung melakukan sidak ke gudang minyak goreng di beberapa tempat, Jalan Sudirman Tembilahan, Selasa (15/2/22).
Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Dr H Ferriandi menuturkan bahwa beberapa hari terakhir minyak goreng di pasaran kota tembilahan menjadi langka, menanggapi keluhan masyarakat dirinya bersama ketua komisi II H Juaidi, Wakil Komisi II M. Taufik dan Disdagtri kabupaten Indragiri Hilir langsung melakukan sidak.
"Saya bersama kawan-kawan komisi menanggapi perkembangan 2 hari terakhir salah satu kebutuhan pokok yaitu minyak goreng tidak ada dipasaran, dan emak-emak dimana-mana sudah ribut mau menggoreng tapi minyak goreng tidak ada, tentunya kami sangat respek sekali, makanya kami bersama teman-teman komisi II turun untuk mencarikan solusinya," kata Dr H Ferriandi.
- Bupati Inhil Tutup Wedding Expo dan Bazar UMKM Ramadan Fair 2026, Dorong Promosi Kreatif dan Penguatan Usaha Lokal
- Buka Wedding Expo dan UMKM Inhil Ramadan Fair 2026, Bupati Inhil Dorong Ruang Promosi dan Penguatan Ekonomi Lokal
- PT Korindo Komplit Karbon Siap Tampung Pinang Petani Inhil Mulai 9 Maret 2026
- Pemkab Inhil Gelar Ramadan Fair UMKM 2026, Dimeriahkan Berbagai Lomba dan Doorprize Menarik
- Bupati dan Ketua IWAPI Inhil Resmikan Outlet Oleh-Oleh UMKM, Perkuat Akses Pasar serta Ekonomi Lokal
Sementara itu, ketua komisi II H Junaidi menyampaikan agar masyarakat tidak panik dengan kelangkaan minyak goreng tersebut, karena pihaknya sedang berusaha untuk mencarikan solusi.
"Pertama kami turun untuk menulusuri tataniaga, ketersediaan pemasuk dan penjual menjadi sinkron, yang ke 2 adalah kita berpesan kepada masyarakat agar tidak panik dengan kelangkaan minya goreng, karena kepanikan itulah yang membuat langka, karena dengan membororong minta goreng sebanyak-banyaknya melebihi kapasitas, itulah yang membuat langka," ungkapnya.


Tulis Komentar