Targetkan Pematangkapau Pusat Distributor, Tim Kukerta Integrasi UNRI Adakan Seminar Pemijahan Ikan
KILASRIAU.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Integrasi Universitas Riau dengan dosen pembimbing lapangan (DPL) Dr. Deviona, S.P., M.Si telah mengadakan seminar pemijahan ikan pada hari Sabtu, 24 Juli 2021 di Gedung Posyandu Bintang Nusa Zubaidah Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.
Dalam pelaksanaan ini menghadirkan pemateri handal dibidang perikanan, ia adalah Prof. Dr. Ir. H. Irwan Effendi, M. Sc salah seorang dosen perikanan terbaik di Universitas Riau.
Habib Caesar Artanugraha selaku ketua tim kukerta mengatakan kegiatan ini diadakan karena banyaknya warga Kelurahan Pematang Kapau yang memiliki kolam ikan, namun masih kekurangan ilmu dibidang pemijahan ikan. Oleh karena itu dengan diadakannya seminar ini, mahasiswa kukerta berharap masyarakat pembudidaya ikan dapat memijah ikannya sendiri, tanpa lagi membeli benih ikan dari daerah lain seperti pulau Jawa.
- DPW PWMOI Adakan Bagi-Bagi Takjil dan Buka Bersama Dengan Seluruh Pengurus
- MBG Dapur 1 capai target, Dapur 2 Siap Diluncurkan
- UIN SUSKA RIAU: Maju Bersama, Membangun Pekanbaru!
- Namanya Masuk Jadi Saksi di SKGR Terbitan Terbaru, Keluarga Abd Aziz Pertanyakan Loyalitas Subair KS
- Raihan Darama Putra Pinpin HMI Cabang Pekanbaru, Konsolidasi Aksi dan Akselerasi Pergerakan jadi Fokus Utama
"Maka dari itu juga fokus materi yang di sampaikan adalah pemijahan ikan gurame, hal ini sesuai dengan permintaan warga setempat. Pemijahan ikan merupakan proses perkawinan antara ikan jantan dan ikan betina yang mengeluarkan sel telur dari betina dan sel sperma dari jantan serta terjadi di luar tubuh ikan (eksternal)," ujarnya.
Di Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru ini memiliki keunggulan dalam pembudidayaan ikan gurame, yaitu bisa hidup di air yang tidak mengalir, tahan terhadap penyakit, tahan akan perubahan kualitas air, tahan dalam kondisi pakan yang kurang, tahan dalam kondisi pakan yang tidak teratur, dan memakan bahan pakan yang murah.
"Jadi ini merupakan hal yang sangat luar biasa dan sudah selayaknya dilakukan perkembangan agar bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Karena tak cukup waktu untuk membahas tuntas segala seluk beluk perikanan malam itu, jadi pemateri menawarkan undangan makan siang bersama dengan pemandangan ala Thailand di daerah danau buatan Koto Panjang, sambil berbincang melanjutkan pembahasan materi tadi,"jelasnya.
"Alhamdulillah seminar kali ini berjalan dengan sangat santai, namun antusiasme masyarakat dalam mengajukan berbagai pertanyaan kepada pemateri memperluas pengetahuan peserta seminar dan sangat diminati masyarakat setempat, hal ini terlihat dari ramainya masyarakat yang memenuhi lokasi seminar seperti ketua RW 07, ketua RT 01, RT 02, RT 03, beberapa Tokoh Masyarakat, dan warga lainnya," tambahnya.


Tulis Komentar