Disparporabud Bersama Lurah Selensen dan POKDARWIS Menyusuri Jalan Baru Menuju Camping Ground Bukit Condong
KILASRIAU.com - Untuk melihat langsung suasana alam yang ada di Bukit Condong belum lama ini Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Junaidy bersama Lurah Selensen, Rizki dan Raja Vansuri selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) menyusuri jalan baru yang dibuat menuju Camping Ground Bukit Condong.
Dalam perjalanan penyusuran itu para pengunjung akan mendengarkan suara burung dan suasana sejuk dibawah rindangnya dedaunan pohon hutan alam menjadi salah satu daya tarik wisata yang dapat dirasakan para pengunjung di sekitar Camping Ground Bukit Condong.
Beberapa daya tarik wisata yang dapat dinikmati para pengunjung di Camping Ground Bukit Condong: Camping di Alam Terbuka di Gugusan Bukit Condong dengan api unggun yang begitu menggoda.
- Sekda Tantawi Jauhari Tekankan Penyesuaian Program Kerja Seiring Terbitnya Register APBD Perubahan 2026
- Kapolda Riau Warning Keras Anggota: Terlibat Narkoba Tak Ada Ampun, Pengguna hingga Pengedar Ditindak Tegas
- Wamenaker Tekankan Keterampilan Digital dan Pelindungan Hak Insan Pers di Era AI
- Kemnaker Fasilitasi Pelatihan dan Sertifikasi Profesi bagi 100 Anggota PAPRI
- Wamenaker Ajak Generasi Muda Perkuat Kompetensi Hadapi Perubahan Dunia Kerja
"Alhamdulillah, dapat menikmati dan menyaksikan beberapa jenis pohon hutan alam dari jarak dekat. Beberapa jenis pohon alam Meranti, Mersawa, Seminai, Pulai, Kruing, dan lain sebagainya," kata Junaidy, (21/07/21)
Selain itu Kadis Disparporabud menyebutkan bahwa wisatawan juga dapat mendaki Gugusan Bukit Condong menuju titik 450 MDPL (Meter Diatas Permukaan Laut) yang merupakan koordinat titik batas Riau - Jambi MENDAKI BUKIT CITARASA NAIK GUNUNG.
Di sana juga ada Sunrise menantikan matahari terbit dari pesisir Timur Pulau Sumatra. Sunset menantikan rona matahari terbenam di Kawasan perbukitan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh. Sensasi berada di "NEGERI DI ATAS AWAN".
"Jadi para wisatawan akan menikmati Air Terjun Selensen Salak yang memiliki dinding batu setingggi sekitar 20 meter. Melihat pohon hutan alam tropis basah kawasan penyangga Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT). Selain itu, terdengar juga suara Alam dari satwa liar antara lain Ungko atau Siamang dan suara burung yang saling bersahutan, hingga mandi di aliran Sungai Selensen dan Sungai Selensen Salak," ucapnya. (Adv)

Tulis Komentar