Akses Penghubung Parit 16 Memprihatinkan Ketika Air Pasang, Warga Harap Segera Diperbaiki
KILASRIAU.com -- Jembatan penghubung jalan di parit 16 Pulau Kecil Kecamatan Reteh memperihatinkan, kondisi terkini sudah tenggelam ketika air pasang datang.
Jembatan yang merupakan akses utama masyarakat penghubung kecamatan Reteh dan kecamatan Keritang ini tampak amblas sehingga diharuskan ada pembuatan jembatan alternatif di atas jembatan agar bisa dilewati setiap yang melintas.
"Kalau sudah air pasang dipastikan tenggelam. Bersyukur ada dibangunkan jembatan papan berkisar 3 keping yang bisa dilewati masyarakat," ungkap Suryadi salah satu warga yang sering melintas disana, Sabtu (17/4/2021).
- Di Tengah Anggaran Ratusan Miliar Rehabilitasi Mangrove, Ribuan Hektare Kebun Kelapa Inhil Terus Rusak, Satwa Liar Mulai Turun ke Permukiman
- Tanaman Pekarangan Dan Jagung Pipil Untuk Ketahanan Pangan Indonesia Dari Indragiri Hulu
- Mahasiswa KKN Universitas Riau Laksanakan Penanaman dan Penyerahan TOGA kepada Pemerintah Desa Sako
- Perkuat Benteng Pesisir Sekaligus Dorong Ekonomi Masyarakat
- Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam 5.000 Bibit Mangrove Serentak dan di 21 Polsek Jajaran Peringati Hari Mangrove Sedunia
Suryadi menambahkan, melihat hari raya Idul Fitri sudah dekat dan tentunya pengguna jalan makin banyak untuk itu perlu perhatian dari pihak terkait agar segera diperbaiki supaya masyarakat tidak mengantri lama dan tidak tenggelam saat banjir pasang.
"Kami minta secepatnya ditangani, sebelum lebaran sudah bisa difungsikan karena saat hari raya tentu pengguna jalan ramai. Kalau tidak bisa dibangunkan yang baru setidaknya ada perbaikan sementara untuk mengantisipasi banjir dan antrian panjang," imbuhnya.(*)

Tulis Komentar