Ular Piton Terlihat di Kandang Ayam, Tim Evakuasi DKPP Inhil Langsung Bergerak
KILASRIAU.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir, mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada muncul se ekor ular yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 Wib tepatnya pada hari Senin (8/03/2021) di jalan A. Yani Prt 10 Tembilahan Hulu.
- Cegah Karhutla, Polsek Reteh Imbau Masyarakat Jaga Lahan dan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
- Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan
- Kebakaran Hebat Melanda Permukiman Warga di Jalan Budiman Tembilahan
- Mabes TNI Gelar Penyuluhan Bencana Krhutlah di Reteh, Ajak Masyarakat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
- KABUT ASAP MASIH ADA, SUPRAPTO INGATKAN KELOMPOK RENTAN
Ediwan Shasby Kepala DPKP Kabupaten Inhil mengatakan bahwa informasi tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat ( H. Aman) yang terganggu dengan munculnya ular piton yang berukuran cukup besar di samping gudang ayam miliknya yang beralamat di Jalan A. Yani Parit 10 Tembilahan Hulu.
"Mendapatkan laporan tersebut tim Evakuasi dan Penyelamatan DKPP Inhil langsung turun kelokasi untuk menangkap hewan melatah tersebut untuk dipindahkan ditempat yang jauh dari pemukiman masyarakat," jelasnya.
Selain itu Ediwan Shasby menyebutkan bahwa tim evakuasi diturunkan kurang lebih sebanyak 21 orang yang dipimpin langsung Kasi Evakuasi dan Penyelamatan DKPP Inhil dan dibantu Tim Medis DKPP.
"Setelah bekerja lebih kurang 45 Menit. Tim evakuasi berhasil mengamankan Ular tersebut untuk selanjutnya di Evakuasi ke tempat yang aman dan jauh dari pemukiman penduduk," ucapnya.
Terakhir Ediwan Shasby menghimbau kepada suruh masyarakat agar selalu menjaga kebersihan khususnya di pekarangan rumah jangan sampai ada tumpukan sampah yang membuat hewan melata (Ular) tertarik untuk bersarang.
"Jadi masyarakat yang pekarangan rumahnya penuh dengan tumpukan sampah agar dapat dibersihkan agar tidak dihuni oleh ular ataupun hewan berbahaya lainya," tutupnya. (Sr)

Tulis Komentar