Ular Piton Terlihat di Kandang Ayam, Tim Evakuasi DKPP Inhil Langsung Bergerak
KILASRIAU.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir, mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada muncul se ekor ular yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 Wib tepatnya pada hari Senin (8/03/2021) di jalan A. Yani Prt 10 Tembilahan Hulu.
- Satukan Langkah Bangun Negeri dari Desa, TMMD ke-130 Tanam 1.000 Bibit Petai, Jengkol, dan Sirsak
- Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
- Dugaan Selisih 267 Hektare Lahan Eks PT Agro Sarimas, Media Purna Polri Pertanyakan Dasar Panen KSO Agrinas
- Tekan Angka Kecelakaan, Polres Inhil Fokuskan Operasi Patuh pada 10 Pelanggaran Lalu Lintas
- Jangan Berlindung di Balik Profesi Wartawan! Ketua PW-IWO Riau Tegaskan Anggota Terlibat Narkoba Bakal Ditindak
Ediwan Shasby Kepala DPKP Kabupaten Inhil mengatakan bahwa informasi tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat ( H. Aman) yang terganggu dengan munculnya ular piton yang berukuran cukup besar di samping gudang ayam miliknya yang beralamat di Jalan A. Yani Parit 10 Tembilahan Hulu.
"Mendapatkan laporan tersebut tim Evakuasi dan Penyelamatan DKPP Inhil langsung turun kelokasi untuk menangkap hewan melatah tersebut untuk dipindahkan ditempat yang jauh dari pemukiman masyarakat," jelasnya.
Selain itu Ediwan Shasby menyebutkan bahwa tim evakuasi diturunkan kurang lebih sebanyak 21 orang yang dipimpin langsung Kasi Evakuasi dan Penyelamatan DKPP Inhil dan dibantu Tim Medis DKPP.
"Setelah bekerja lebih kurang 45 Menit. Tim evakuasi berhasil mengamankan Ular tersebut untuk selanjutnya di Evakuasi ke tempat yang aman dan jauh dari pemukiman penduduk," ucapnya.
Terakhir Ediwan Shasby menghimbau kepada suruh masyarakat agar selalu menjaga kebersihan khususnya di pekarangan rumah jangan sampai ada tumpukan sampah yang membuat hewan melata (Ular) tertarik untuk bersarang.
"Jadi masyarakat yang pekarangan rumahnya penuh dengan tumpukan sampah agar dapat dibersihkan agar tidak dihuni oleh ular ataupun hewan berbahaya lainya," tutupnya. (Sr)

Tulis Komentar