Perkembangan Harga Komoditi Perkebunan di Inhil Relatif Stabil
KILASRIAU.com - Harga Komoditi hasil perkebunan di Kabupaten Indragiri Hilir dikategorikan relatif stabil dan kondisi harga dengan fluktuasi naik turun yang tidak terlalu signifikan, beberapa waktu belakangan ini.
Hal tersebut disebutkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Inhil, Sirajuddin melalui Kepala Seksi Pemasaran Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir, Aswin Bovita.
Ia katakan perkembangan harga hasil perkebunan seperti kelapa, kopra, kopra putih dan biji pinang kering berdasarkan pemantauan data di lapangan masih stabil.
- Tindak Lanjuti Aduan Buruh, Kemnaker Mediasi Kasus PHK 133 Pekerja PT Amos Indah Indonesia
- Kemnaker dan Ubhara Jaya Sepakat Berkolaborasi Siapkan SDM Kompeten dan Siap Kerja
- Ketua TP PKK Inhil Hadiri Gelar Kasus Anak Korban Kekerasan, Perkuat Sinergi Perlindungan Anak
- Pemkab Inhil Raih WTP Ke-10, Wabup Yuliantini Ajak ASN Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
- Bupati Herman Dukung Reforma Agraria Sebagai Kebijakan Strategis Nasional
"Berkenaan dengan perkembangan harga komoditas perkebunan berupa kelapa, kopra, kopra putih dan biji pinang kering, berdasarkan hasil pemantauan dan data yang diperoleh, harga di tingkat petani relatif stabil," ujarnya ketika dikonfirmasi.
Aswin menambahkan, berdasarkan data dan kondisi sekarang atau sebelumnya, permasalahan harga tidak terlalu mengalami kenaikan atau penurunan.
"Harga yang berlaku pada periode pekan ini dan sebelumnya, menunjukkan kondisi harga dengan fluktuasi naik dan turun yang tidak terlalu signifikan," jelasnya.
Adapun faktor yang mempengaruhi kenaikan harga, lanjut Aswin, adalah permintaan terhadap komoditas perkebunan itu sendiri.
"Permintaan terhadap komoditas perkebunan, khususnya buah kelapa butiran, kopra dan biji pinang yang cukup besar dari beberapa daerah / wilayah, memberikan pengaruh terhadap peningkatan harga tersebut," ungkapnya.
Kendati demikian, ia berharap harga hasil perkebunan di Inhil bisa terus membaik dan stabil sehingga bisa berdampak baik kepada petani khususnya dalam kesejahteraan ekonomi.
"Kondisi harga yang baik, tentu saja diharapkan dapat memberikan dampak terhadap gairah petani dalam mengembangkan tanaman perkebunannya, yang muaranya bisa memberikan kesejahteraan," pungkasnya.

Tulis Komentar