Perkembangan Harga Komoditi Perkebunan di Inhil Relatif Stabil
KILASRIAU.com - Harga Komoditi hasil perkebunan di Kabupaten Indragiri Hilir dikategorikan relatif stabil dan kondisi harga dengan fluktuasi naik turun yang tidak terlalu signifikan, beberapa waktu belakangan ini.
Hal tersebut disebutkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Inhil, Sirajuddin melalui Kepala Seksi Pemasaran Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir, Aswin Bovita.
Ia katakan perkembangan harga hasil perkebunan seperti kelapa, kopra, kopra putih dan biji pinang kering berdasarkan pemantauan data di lapangan masih stabil.
- Kapolres Inhil Pimpin Apel Pengamanan Pawai Malam Takbir Idul Fitri 1447 H Libatkan 258 Personel Gabungan
- Kapolres Indragiri Hilir Bersama Pejabat Utama Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Idul Fitri 1447 H 2026
- Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
- Mudik Tenang Tanpa Cemas, Polsek Tempuling Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Warga
- Bupati Inhil Tegaskan Penataan SDM Pasca Restrukturisasi OPD Masih Berproses, ASN Diminta Tetap Tenang
"Berkenaan dengan perkembangan harga komoditas perkebunan berupa kelapa, kopra, kopra putih dan biji pinang kering, berdasarkan hasil pemantauan dan data yang diperoleh, harga di tingkat petani relatif stabil," ujarnya ketika dikonfirmasi.
Aswin menambahkan, berdasarkan data dan kondisi sekarang atau sebelumnya, permasalahan harga tidak terlalu mengalami kenaikan atau penurunan.
"Harga yang berlaku pada periode pekan ini dan sebelumnya, menunjukkan kondisi harga dengan fluktuasi naik dan turun yang tidak terlalu signifikan," jelasnya.
Adapun faktor yang mempengaruhi kenaikan harga, lanjut Aswin, adalah permintaan terhadap komoditas perkebunan itu sendiri.
"Permintaan terhadap komoditas perkebunan, khususnya buah kelapa butiran, kopra dan biji pinang yang cukup besar dari beberapa daerah / wilayah, memberikan pengaruh terhadap peningkatan harga tersebut," ungkapnya.
Kendati demikian, ia berharap harga hasil perkebunan di Inhil bisa terus membaik dan stabil sehingga bisa berdampak baik kepada petani khususnya dalam kesejahteraan ekonomi.
"Kondisi harga yang baik, tentu saja diharapkan dapat memberikan dampak terhadap gairah petani dalam mengembangkan tanaman perkebunannya, yang muaranya bisa memberikan kesejahteraan," pungkasnya.


Tulis Komentar