Disdaktri Kabupaten Inhil Optimis Terima Sertifikasi Dari Tim SRG
KILASRIAU.com - Bertepatan di Parit 21 Tembilahan Tim Inspeksi Gudang SRG (Sistem Resi Gudang) melakukan kunjungan ke Negeri Hamparan Kelapa Dunia Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Kamis (17/12).
Kedatangan tim Inspeksi Gudang SRG ialah untuk mengecek kelayakan gudang dan memberikan sertifikasi yang nantinya akan digunakan sebagai penyimpanan hasil pertanian masyarakat yaitu kelapa.
"Karena Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perdagangan memakai jasa PT Sucopindo untuk sertifikasi dan mendatangkan Tim Inspeksi Gudang SRG untuk menguji kelayakan standar operasional prosedur (SOP) serta sesuai dengan SNI pergudangan yang nantinya akan digunakan sebagai tempat penyimpanan kopra hasil petani," kata Dhoan Anggara Plt Kadis Perdagangan dan Industri (Disdaktri) Kabupaten Inhil.
- Bupati Inhil Tutup Wedding Expo dan Bazar UMKM Ramadan Fair 2026, Dorong Promosi Kreatif dan Penguatan Usaha Lokal
- Buka Wedding Expo dan UMKM Inhil Ramadan Fair 2026, Bupati Inhil Dorong Ruang Promosi dan Penguatan Ekonomi Lokal
- PT Korindo Komplit Karbon Siap Tampung Pinang Petani Inhil Mulai 9 Maret 2026
- Pemkab Inhil Gelar Ramadan Fair UMKM 2026, Dimeriahkan Berbagai Lomba dan Doorprize Menarik
- Bupati dan Ketua IWAPI Inhil Resmikan Outlet Oleh-Oleh UMKM, Perkuat Akses Pasar serta Ekonomi Lokal
Kemudian Dhoan menerangkan bahwa sebenarnya pemerintah hanya menyediakan fasilitas dan apabila sudah diterima sertifikasinya selanjutnya akan diserahkan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Inhil tak lain PT Kelapa Inhil Gemilang (KIG) sebagai pengelola. Karena hingga saat ini proses renovasi sudah berjalan 80 %.
"Ketika sertifikat kelayakan gudang itu sudah diterbitkan oleh sucopindo, kita mungkin akan mengajukan untuk izin operasional gudang. Sebenarnya sudah selesai namun ada sarana pendukung, seperti pagar, racun api, aliran listrik dan lainnya sudah mencapai 80%. Karena salah satu pengolahan gudang itu harus bersertifikat dan menguasai minimal satu gudang maka dari itu kita siap kan semua standarisasinya," jelasnya.
Selanjutnya Dhoan berharap mudah-mudahan awal tahun sudah bisa melakukan Operasional SRG. Karena SRG sendiri memiliki fungsi sebagai penyimpanan dan memasarkan.
"Maka dari itulah kita sama-sama berdo'a semoga apa yang telah direncanakan ini bisa terealisasi dan tentunya juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat petani khususnya petani kelapa," imbuhnya.
Ditempat terpisah Kabid Perdagangan Arispuddin mengatakan bahwa setidaknya ada 14 item yang harus dipenuhi agar SRG dapat berjalan seperti sarana prasarana gudang yang bertaraf internasional (ICO).
"Hari ini kami terus memenuhi rekomendasi dari Sucopindo tersebut secara bertahap. Seperti renovasi gudang, pemasangan instalasi listrik, pembuatan palet, pembuatan penjemuran kopra serta sarana prasarana pendukung untuk gudang lainnya. Dan tadi Tim Inspeksi Gudang SRG telah melakukan pengecekan dan penilaian apakah layak atau tidak untuk dioperasikan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)," jelasnya.
Lebih lanjut Arispuddin menuturkan Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Disdagtri tetap optimis akan menerima sertifikasi serta perijinan pengoperasian dan ini lah puncak kerja selama satu tahun baik melalui anggaran APBD maupun anggaran perubahan yang telah dialokasikan.
"Kita tetap optimis dan jika semuanya sudah terpenuhi tentunymelakukan launching serta melakukan MoU kepada PT Secopindo terkait kegiatan-kegiatan yang ada di dinas OPD terkait salah satunya Dinas Perdagangan. Dan mereka sangat senang karena fasilitas dan lokasi kita sangat luas. Karena ini merupakan jawab tantangan perkelapaan yang ada di Kabupaten Inhil yang melimpah," tutupnya.


Tulis Komentar