Buaya Mati Sebelum Dievakuasi, Tim BKSDA Provinsi Riau No Komen
KILASRIAU.com - Seekor buaya yang tertangkap oleh jeratan masyarakat pada pukul 12.30 malam kemarin di parit 4 Desa Sialang Panjang Kecamatan Tembilahan Hulu akhirnya mati, Selasa (5/5/2020).
"Buaya ini mati diperkirakan pukul 14.00 sore tadi," ucap salah satu masyarakat Desa Sialang Panjang
Diketahui bahwa panjang buaya tersebut mencapai sekita 4, 45 meter dan menurut informasi Tim dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau yang ingin mengevaluasi buaya tersebut untuk dibawa ke Pekanbaru.
- Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
- Dugaan Selisih 267 Hektare Lahan Eks PT Agro Sarimas, Media Purna Polri Pertanyakan Dasar Panen KSO Agrinas
- Tekan Angka Kecelakaan, Polres Inhil Fokuskan Operasi Patuh pada 10 Pelanggaran Lalu Lintas
- Jangan Berlindung di Balik Profesi Wartawan! Ketua PW-IWO Riau Tegaskan Anggota Terlibat Narkoba Bakal Ditindak
- Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
"Ya, proses penangkapannya memakan kurun waktu 1 bulan, tapi sayang sudah mati sebelum Tim BKSDA Provinsi Riau," ujarnya.
Setelah menunggu sekian lama akhirnya Tim BKSDA Provinsi Riau datang kelokasi di Desa Sialang Panjang.
Namun, ketika awak media meminta keterangan Tim BKSDA Provinsi Riau no komen.
Kemudian, Kepala Desa Sialang Panjang H Yusuf mengatakan bahwa dalam situasi sekarang ini masyarakat harus lebih berhati-hati.
"Mengenai evakuasi buaya tersebut bukan suatu keterlambatan dari Tim BKSDA Provinsi Riau, akan tetapi terlebih dahulu mengevakuasi buaya yang ada di Sungai luar Kecamatan Batang Tuaka," ucapnya.
Lebih lanjut lagi Kades Sialang Panjang menuturkan bahwa buaya yang sudah mati ini akan di kuburkan.
"Agar tidak menimbulkan aroma yang tidak enak maka secepatnya akan melakukan penguburan kepada buaya tersebut," tersebut.

Tulis Komentar