RSUD Raja Musa Sungai Guntung Rujuk 2 Pasien Reaktif Covid-19 ke Tembilahan
KILASRIAU.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Musa Sungai Guntung akan merujuk 2 pasien reaktif ke RSUD Puri Husada Tembilahan.
Kepala RSUD Raja Musa Sungai Guntung, dr. Afrizal Dermawan saat dikonfirmasi mengatakan pasien reaktif tersebut satu orang dewasa dan satu lagi anak-anak.
"Iya kita akan merujuk dua orang pasien inisal rekatif versi Rapid Tes ke Tembilahan," tukasnya, Sabtu (2/5/2020).
- Ketua TP PKK Inhil Lakukan Penelitian Akademik di Bappeda dan Dinas Kesehatan
- Bupati Inhil Resmikan Jamban Sehat Percontohan di Ponpes Daarul Rahman, Perkuat PHBS dan Upaya Pencegahan Stunting
- Wabup Inhil Yuliantini Resmikan Poliklinik Stunting RSUD Puri Husada, Perkuat Sistem Rujukan dan Layanan Anak
- Katerina Susanti Perkuat Peran Posyandu dalam Mendukung Enam Bidang Pelayanan Dasar di Tempuling
- Wabup Yuliantini bersama Ketua PMI Hj. Katerina Susanti Tutup Diklatsar KSR PMI Angkatan I Tahun 2026
Katanya lagi, pasien yang dewasa memiliki riwayat perjalanan ke luar Kabupaten Inhil dan data kedua pasien tersebut masuk dalam pasien reaktif yang terdata di Tembilahan meski saat Rapid Tes di Desa Pulau Burung, kecamatan Pulau Burung.
"Dua pasien yang mau kita rujuk ini datanya masuk ke Tembilahan. Pasien reaktif yang terdata di RSUD Raja Musa baru 3 orang yakni 2 orang dari Pulau Burung dan 1 dari pelangiran. Tiga pasien reaktif ini masih dirawat di RSUD Raja Musa," jelasnya.
Afrizal Dermawan menambahkan, pasien yang sudah keluar hasil swabnya yang dinyatakan negatif corona bukan pasien yang rekatif versi Rapid Tes ini SR. Namun pasien tersebut masuk dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bergejala.
"Satu pasien sudah kita pulangkan karena sembuh inisial SR dari kecamatan Teluk Belengkong, dia bukan pasien reaktif versi Rapid Tes namun bergejala dan ada riwayat perjalanan dari luar jadi kita tetap swab tenggorokan hasilnya negatif," imbuhnya.

Tulis Komentar