Polres Inhil Lakukan Rekayasa Sosial Physical Distancing Penjual Kue dengan Pembeli
KILASRIAU.com - Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Polres Inhil melaksanakan giat rekayasa Sosial, Physical Distancing di Pasar Kue Jalan Pangeran Hidayat, Kecamatan Tembilahan, Inhil.
Kapolres Inhil memerintahkan personil Polres Inhil membuat tanda untuk pembatasan menjaga jarak (Physical Distancing) agar ada jarak aman terhindar dari penyebaran Covid-19 antara penjual dengan penjual, dan penjual dengan pembeli.
Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman SIK yang memimpin kegiatan tersebut menerangkan bahwa selain menggunakan masker dan sering mencuci tangan menjaga jarak juga salah satu cara untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid-19.
- Mengenang Sang Pejuang Infrastruktur Selatan, Ruas Jalan Kota Baru-Pulau Kijang, Terukir Dedikasi Abadi Sirajuddin Sayuthi
- Kemacetan di Jalan Lintas Timur Pangkalan Balai –Betung Kabupaten Banyuasin Berdampak ke Arus Keluar Tol Fungsional Palembang–Betung
- Pererat Silaturahmi, Awak Media di Inhil Gelar Buka Bersama di 'Pondok Kayla'
- Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Kodim 0314/Inhil Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers
- DPW PWMOI Adakan Bagi-Bagi Takjil dan Buka Bersama Dengan Seluruh Pengurus
"Kita ketahui bersama walaupun sudah ada himbauan untuk menjaga jarak tetapi ada saja yang melanggar dan menganggap remeh tentang penyebaran Covid-19 ini, oleh sebab itu kita tidak berhenti mengingatkan, hari ini Kami turun untuk melakukan rekayasa sosial, dengan memberikan tanda yang mengatur jarak antar penjual dengan penjual dan penjual dengan pembeli," terang AKBP Indra Duaman.
Selain memberi tanda untuk menjaga jarak Personil Polres Inhil juga melakukan sosialisasi tentang pentingnya menggunakan masker dan menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan dengan sabun minimal 20 detik.
"Kita himbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mengikuti anjuran dari pemerintah untuk tetap dirumah saja, tidak berkumpul kumpul, menjaga jarak, gunakan masker, selalu menjaga kebersihan, mencuci tangan dengan sabun, dan menunda mudik, bersama sama kita cegah dan putus penyebaran Covid-19, karena kita jugalah garda terdepan pencegahan penyebaran Covid-19 selain tenaga kesehatan." Tutup AKBP Indra Duaman.


Tulis Komentar