2 Desa di Bali Hujan Pasir, Gunung Agung Erupsi
KILASRIAU.com - Gunung Agung, Bali kembali erupsi sore tadi sekitar pukul 18.25 WIB. Kali ini dua desa di Kabupaten Karangasem terkena hujan pasir.
"Terjadi erupsi pukul 18.25 Wita tapi tinggi abu belum termonitor. Hasil pantauan dari radio Pasebaya hujan pasir turun di banjar Cegi Desa Ban, dan Temakung Ban, Kubu," kata Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa ketika dimintai konfirmasi, Kamis (28/3/2019).
Arimbawa menambahkan masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa. Beberapa umat masih melakukan persembahyangan di Pura Besakih.
Masyarakat pun diimbau menjauhi zona radius bahaya 4 km dari puncak. Saat ini status Gunung Agung masih berada di level III (Siaga).
"Pos Kedungdung, pemedek (umat) masih banyak melakukan persembahyangan. Hasil update informasi akan kami sampaikan berikutnya, kami masih tetap koordinasi dengan para relawan dan kepala desa," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, erupsi gunung Agung terjadi pukul 18.25 Wita. PVMBG tidak mendapat informasi soal tinggi kolom abu, namun suara gemuruh terdengar sampai pos pengamanan.
- Abrasi di Kelurahan Enok, Empat Rumah Warga Terdampak
- Abrasi di Dua Titik Kuala Enok, BPBD Inhil Evakuasi Warga dan Siagakan Tim di Lokasi
- Dua Remaja Tersengat Listrik di Tembilahan, PLN Soroti Pentingnya Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Tegangan Menengah
- Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Putih Daihatsu Trios Lindas Tempat Sampah di Depan Kantor Media dan Tinggalkan Lokasi
- Polsek Tempuling Bersama Puskesmas Sei Salak Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Mumpa
"Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung," tulis PVMBG.

Tulis Komentar