Sebanyak 500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir
KILASRIAU.com - Sebanyak 500 hektar lahan persawahan di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terendam banjir.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Miqdon Abolla mengatakan, ratusan hektar lahan pertanian itu terendam, akibat dampak banjir yang melanda wilayah Manggarai Barat, pekan lalu
“Sesuai hasil koordinasi kita dengan Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat, yakni yang terdampak banjir pekan lalu adalah padi seluas 500 hektar di Kecamatan Komodo," ungkap Miqdon di Kupang, Senin (18/3/2019).
- Heboh Spanduk Ribuan Korban Kapling Kurma PT KKI Bertebaran di Pekanbaru Korban Sudah Lapor ke Polda Riau
- SMSI Riau Dukung Kebijakan Plt Gubri Rombak Direksi BUMD Agar Sejalan Dengan Visi Misi
- APPSI Inhil dan Badko HMI Riau–Kepri Silaturahmi dengan Pimpinan Perum Bulog Cabang Tembilahan
- KNPI Inhil Silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Perkuat Sinergi Pemuda dan Penegakan Hukum
- Gerakan Persatuan Pemuda Gerbang Selatan Muncul, Berupaya Majukan Kelurahan Pulau Kijang
Menurut Miqdon, tanaman yang rusak dan terdampak banjir bervariasi, ada yang hampir panen, setengah umur, dan baru satu bulan.
Miqdon mengatakan, khusus daerah yang terkena dampak bencana ini, pihaknya sudah mengambil langkah dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
“Jadi bagi daerah yang mungkin untuk ditanami kembali itu, pemerintah pusat siapkan benihnya. Kita tunggu data resmi dari Kabupaten Manggarai Barat, yakni terkait dengan lokasi, butuh benih jenis apa, dan berapa jumlahnya baru kita drop,” ucapnya.
Dia berharap, pemerintah Kabupaten Manggarai Barat segera menyampaikan data secara rinci.
"Pemerintah pusat akan siap membantu," ujarnya.

Tulis Komentar