Serentak di 12 Kabupaten, RBN NasDem Inhil Kenalkan Demokrasi dan Kehidupan Bernegara kepada Pelajar

Kilasriaucom – Partai NasDem menggelar program Remaja Bernegara (RBN) di Jalan Swarana Bumi, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pendidikan politik dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda, khususnya pelajar, Sabtu (15/8/26). 

Ketua DPD Partai NasDem Inhil, Taufik Hidayat, mengatakan RBN merupakan salah satu upaya konkret partainya dalam memperkenalkan kehidupan berbangsa dan bernegara kepada generasi muda sejak dini.

Menurutnya, para peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai wawasan kebangsaan, tetapi juga mengikuti berbagai simulasi yang memberikan gambaran mengenai proses demokrasi dan sistem parlemen.

“Remaja Bernegara ini merupakan salah satu upaya konkret Partai NasDem untuk memperkenalkan kehidupan kenegaraan sedini mungkin kepada generasi muda. Mereka mendapatkan penjelasan sekaligus melakukan berbagai simulasi dengan pendampingan orang-orang yang berpengalaman,” kata Taufik.

Ia menjelaskan, program RBN Riau dilaksanakan secara serentak di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Pesertanya merupakan pelajar dengan rentang usia sekitar  17-19 tahun, termasuk sebagian peserta yang masih duduk di bangku SMA, SMK sederajat

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan proses demokrasi dan mekanisme kerja lembaga legislatif melalui konsep edukasi yang interaktif. Mereka juga menjalani sejumlah simulasi, mulai dari menjadi pimpinan sidang hingga mengikuti rapat dengar pendapat.

“Melalui simulasi ini, mereka tidak hanya mendengar teori, tetapi bisa langsung merasakan bagaimana sebuah proses persidangan dan pengambilan keputusan dilakukan. Harapannya, mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang demokrasi dan kehidupan bernegara,” ujarnya.

Taufik menegaskan, program tersebut bukan kegiatan untuk merekrut pelajar menjadi anggota Partai NasDem. RBN, kata dia, lebih diarahkan sebagai ruang edukasi bagi generasi muda agar memahami hak, kewajiban, serta peran mereka sebagai warga negara.

“Program ini bukan untuk merekrut mereka menjadi anggota partai. Fokusnya adalah memberikan pendidikan politik dan wawasan kebangsaan agar generasi muda memahami kehidupan bernegara dan mampu menjadi warga negara yang cerdas,” katanya.

Setelah mengikuti program, para peserta nantinya dihimpun dalam ikatan alumni RBN. Wadah tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para peserta untuk tetap berinteraksi serta mengembangkan kegiatan sesuai minat dan bakat masing-masing.

Taufik menilai pendidikan mengenai kehidupan bernegara perlu diberikan sejak usia muda. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya dibekali keterampilan untuk menghadapi dunia pendidikan dan pekerjaan, tetapi juga perlu memiliki kepedulian terhadap persoalan kebangsaan.

“Generasi muda harus dipersiapkan bukan hanya agar terampil setelah menyelesaikan pendidikan atau memasuki dunia kerja, tetapi juga memahami dan peduli terhadap kehidupan kenegaraan. Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga kita membutuhkan masyarakat yang semakin cerdas dalam menghadapi perubahan,” tuturnya.

Ia berharap RBN dapat menjadi salah satu kontribusi Partai NasDem dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, kemampuan kepemimpinan, serta pemahaman terhadap proses demokrasi.

“Ini merupakan salah satu kontribusi konkret kami bagi kehidupan kenegaraan, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih baik. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kritis, bertanggung jawab dan mampu menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya.






Tulis Komentar