Kadisdik Inhil Tekankan Transparansi SPMB, Aplikasi Penerimaan Siswa Mulai Disosialisasikan
Kilasriau.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Abdul Rasyid, membuka kegiatan Sosialisasi Aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk sekolah tingkat SMP sederajat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Jalan Veteran Tembilahan, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah persiapan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru agar berjalan lebih tertib, transparan, dan terstandarisasi melalui sistem digital.
Dalam sambutannya, Abdul Rasyid menegaskan bahwa penerapan aplikasi SPMB bertujuan mempercepat serta menstandarisasi proses administrasi dan verifikasi penerimaan siswa baru di sekolah.
- Surau Daarut Taqwa Belum Rampung, Ponpes Daarul Rahman Buka Donasi untuk Umat
- Bupati Herman Tekankan Pentingnya Pendidikan Saat Pelepasan Siswa MTsN 2 Inhil
- LSM ELANG Mas Inhil Desak Kejaksaan Inhil Audit Dana BOS dan Dugaan Pungutan di MTsN Tembilahan
- Prof Jimmy Jadi Pendaftar Pertama Calon Rektor UNRI Periode 2026-2030
- Upacara Hardiknas 2026 di Inhil Berlangsung Khidmat, Dorong Pendidikan Bermutu untuk Semua
“Karena itu prosesnya wajib kita kawal agar objektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan. Melalui aplikasi ini mari kita wujudkan pelayanan yang cepat, mudah dan terbuka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, aplikasi tersebut tidak hanya membantu proses penerimaan peserta didik, tetapi juga memastikan seluruh jalur penerimaan seperti domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi dapat berjalan sesuai ketentuan dan peruntukannya masing-masing.
Menurut Abdul Rasyid, pelaksanaan SPMB juga memiliki dasar hukum yang jelas dan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan.
“SPMB ini prinsipnya memiliki dasar hukum. Jadi bukan sekadar untuk terlihat hebat atau bangga-banggaan, tetapi memang kita dihimbau oleh kementerian untuk melaksanakan SPMB secara maksimal,” katanya.
Ia menambahkan, digitalisasi sistem penerimaan siswa baru dimaknai sebagai upaya mempermudah sekaligus meningkatkan efisiensi proses pelayanan kepada masyarakat.
“Dasar awalnya adalah mempermudah dan mengefisienkan proses penerimaan peserta didik baru,” tambahnya.
Sementara itu, melalui kegiatan bimbingan teknis yang dilaksanakan, peserta diharapkan mampu memahami alur kerja sistem Portal Layanan Pemerintah Daerah, sekaligus memastikan validitas dan akurasi data profil sekolah serta kuota penerimaan siswa di masing-masing satuan pendidikan.
Dinas Pendidikan Inhil berharap penerapan aplikasi SPMB dapat menciptakan sistem penerimaan murid baru yang lebih tertib, terbuka, dan mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Tulis Komentar