Kadisdik Inhil Tekankan Transparansi SPMB, Aplikasi Penerimaan Siswa Mulai Disosialisasikan
Kilasriau.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Abdul Rasyid, membuka kegiatan Sosialisasi Aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk sekolah tingkat SMP sederajat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Jalan Veteran Tembilahan, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah persiapan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru agar berjalan lebih tertib, transparan, dan terstandarisasi melalui sistem digital.
Dalam sambutannya, Abdul Rasyid menegaskan bahwa penerapan aplikasi SPMB bertujuan mempercepat serta menstandarisasi proses administrasi dan verifikasi penerimaan siswa baru di sekolah.
- Bunda Literasi Inhil Dorong Guru dan Pustakawan Jadi Garda Literasi di Era Digital
- Unilak Sosialisasikan Program S2 dan RPL bagi ASN Diskominfops Inhil
- SMA Negeri 1 Tembilahan Genap 59 Tahun, Bupati Inhil Dorong Siswa Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
- 184 Putra-Putri Inhil Lulus Beasiswa BPDP, Bupati Herman Dorong Generasi Muda Kembali Bangun Daerah
- Kemnaker Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas
“Karena itu prosesnya wajib kita kawal agar objektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan. Melalui aplikasi ini mari kita wujudkan pelayanan yang cepat, mudah dan terbuka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, aplikasi tersebut tidak hanya membantu proses penerimaan peserta didik, tetapi juga memastikan seluruh jalur penerimaan seperti domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi dapat berjalan sesuai ketentuan dan peruntukannya masing-masing.
Menurut Abdul Rasyid, pelaksanaan SPMB juga memiliki dasar hukum yang jelas dan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan.
“SPMB ini prinsipnya memiliki dasar hukum. Jadi bukan sekadar untuk terlihat hebat atau bangga-banggaan, tetapi memang kita dihimbau oleh kementerian untuk melaksanakan SPMB secara maksimal,” katanya.
Ia menambahkan, digitalisasi sistem penerimaan siswa baru dimaknai sebagai upaya mempermudah sekaligus meningkatkan efisiensi proses pelayanan kepada masyarakat.
“Dasar awalnya adalah mempermudah dan mengefisienkan proses penerimaan peserta didik baru,” tambahnya.
Sementara itu, melalui kegiatan bimbingan teknis yang dilaksanakan, peserta diharapkan mampu memahami alur kerja sistem Portal Layanan Pemerintah Daerah, sekaligus memastikan validitas dan akurasi data profil sekolah serta kuota penerimaan siswa di masing-masing satuan pendidikan.
Dinas Pendidikan Inhil berharap penerapan aplikasi SPMB dapat menciptakan sistem penerimaan murid baru yang lebih tertib, terbuka, dan mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Tulis Komentar