Reses di Seberang Tembilahan Selatan
Edy Indra Kesuma Tampung Aspirasi Warga Soal BPJS, Lahan, dan Infrastruktur
Kilasriau.com - Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Edy Indra Kesuma, melaksanakan kegiatan reses di lapangan voli Kelurahan Seberang Tembilahan Selatan, Kecamatan Tembilahan, Sabtu (25/4/2026).
Reses tersebut merupakan agenda resmi anggota dewan di daerah pemilihan (dapil) I yang meliputi Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu, guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam sambutannya, Edy menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk hadir di tengah masyarakat, tanpa membedakan wilayah basis pemilih.

“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai anggota DPRD. Setelah terpilih, kami bukan lagi milik partai, tetapi milik seluruh masyarakat Indragiri Hilir,” ujar Edy.
Ia juga menekankan bahwa saat ini adalah waktu untuk bekerja dan membuktikan janji kepada masyarakat.
“Tahun ini bukan lagi waktunya kampanye. Sekarang waktunya kita membuktikan apa yang sudah dijanjikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari layanan kesehatan, status lahan, hingga infrastruktur dan kebutuhan sosial.
- Sahidin: Komidmen Nyata Lindungi Rakyat dari Alat Kesehatan Ilegal
- DPRD Inhil Dorong Ranperda BTQ untuk Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda
- DPRD Inhil Gelar Paripurna, Bupati Sampaikan LKPJ 2025 dan Dua Ranperda
- Alhamdulillah Bisa Beli Baju Lebaran, Cerita si-Yatim Setelah Terima Paket Ramadan dan Uang Santunan Dari Anggota DPRD Robin Eduar
- WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Mafirion PKB: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
Salah satu isu utama yang mencuat adalah banyaknya kepesertaan BPJS yang tidak aktif. Edy menyebutkan bahwa kondisi tersebut cukup memprihatinkan.
“Sekitar 56 ribu BPJS di Inhil saat ini tidak aktif. Ini menjadi persoalan serius, karena ketika masyarakat sakit, mereka harus menanggung biaya sendiri,” ungkapnya.

Ia pun memberikan solusi kepada masyarakat agar segera mengurus kembali kepesertaan BPJS melalui jalur administrasi yang tersedia.
“Silakan urus dari kelurahan, siapkan KTP dan KK. Kalau mentok, baru sampaikan ke kami, nanti kami bantu tindak lanjuti,” jelasnya.
Selain itu, persoalan status lahan di wilayah Seberang Tembilahan Selatan yang masih tergolong zona merah juga menjadi perhatian warga. Mereka berharap adanya kejelasan status agar lahan dapat dimanfaatkan secara legal.
Menanggapi hal tersebut, Edy menyatakan akan mengoordinasikan persoalan tersebut dengan pihak terkait.
“Masalah zona merah ini harus kita koordinasikan dengan Tim Terpadu. Kita akan cari solusi terbaik agar masyarakat mendapatkan kepastian,” ujarnya.

Di sektor infrastruktur, warga RT 02 RW 01 mengusulkan perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 450 meter di Jalan Lintas Gunggung yang hingga kini belum terealisasi.
Edy merespons dengan mendorong solusi cepat melalui kebersamaan masyarakat.
“Untuk sementara, kita dorong gotong royong agar jalan ini bisa segera dimanfaatkan, sambil kita perjuangkan melalui penganggaran,” katanya.
Aspirasi lain yang disampaikan warga meliputi permintaan beasiswa pendidikan, perbaikan irigasi perkebunan, serta dukungan kegiatan sosial seperti pengadaan sarana olahraga dan kegiatan keagamaan.
Dalam kesempatan itu, Edy juga menyampaikan informasi terkait rencana masuknya investasi di sektor perkebunan pinang di Indragiri Hilir. Perusahaan PT Korindo Komplit Karbon disebut akan mulai beroperasi di wilayah Parit 21 Tembilahan.
“Kehadiran perusahaan ini diharapkan bisa menjadi mitra petani. Tidak hanya menampung hasil panen, tapi juga meningkatkan nilai jual komoditas,” ujarnya.
Perusahaan tersebut direncanakan mengembangkan pengolahan dan pengeringan pinang dengan kapasitas awal 90 ton per hari dan berpotensi meningkat hingga 270 ton per hari. Produk hasil olahan akan diekspor ke sejumlah negara dengan membawa label “Tembilahan”.
Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif masyarakat. Hasil pertemuan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir ke depan.

Tulis Komentar