Maksimalkan Capaian Peserta KB Baru, Disdalduk KB Pekanbaru MoU dengan RS Murni Teguh Eria dan RS Santa Maria
Kilasriau.com - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru terus melakukan penguatan sinergi pelayanan Keluarga Berencana (KB). Satu diantaranya dengan menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit dan Klinik Pratama.
Teraktual, Disdalduk KB Kota Pekanbaru melaksanakan penandatanganan MoU dengan RS Murni Teguh Eria dan RS Santa Maria, Selasa (21/4/2026). MoU itu dalam rangka memperluas akses pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Non MKJP.
Kepal Disdalduk KB Kota Pekanbaru, Dr Chairani SSTP MSi menyebutkan, untuk memaksimalkan capaian peserta KB baru, Disdalduk KB Pekanbaru terus bekerja sama dengan berbagai mitra layanan kesehatan. Kerja sama mencakup pelayanan MKJP (seperti IUD dan Implan) serta Non MKJP (seperti suntik dan pil).
- PMI Inhil Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan
- Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern
- Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
- Nawakara Perkuat Kapabilitas Rescue dan Jejaring Global melalui Partisipasi dalam 2nd Mission of Light Challenge di China
- Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir
"Kerja sama ini adalah langkah pemerintah dalam meningkatkan kesertaan ber-KB, penurunan angka stunting dan menjaga kesehatan reproduksi masyarakat di Kota Pekanbaru," ujar Chairani didampingi Kepala Bidang Keluarga Berencana Disdalduk KB Pekanbaru, Dr Irpan Maidelis SPd MM.
Melalui kerjasama ini, Chairani berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelayanan KB MKJP yang didukung oleh sarana medis yang memadai. Apalagi, melalui MoU dengan sejumlah Rumah Sakit di Pekanbaru, tentu semakin mempermudah masyarakat mendapatkan alat kontrasepsi yang tepat, aman dan berkualitas.
"Tujuan utama MoU ini adalah meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui perencanaan keluarga yang baik. Kami mengajak masyarakat peduli akan kualitas, kesejahteraan keluarga dengan memiliki dua anak cukup. Tentu peran pemerintah sangat diperlukan dalam mengarahkan dan mengedukasi masyarakat untuk memiliki hidup yang lebih berkualitas," tutur Chairani.(yan)

Tulis Komentar