Melalui Safari Ramadhan, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Pekerja di Riau

Kilasriau.com

ili⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠k– Dalam rangka mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga negara di bulan suci Ramadhan, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah (Kanwil) Sumbarriau Kepri turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Kegiatan Safari Ramadhan ini dihadiri oleh Gubernur/Wakil Gubernur Riau beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, BUMN, serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kebersamaan dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan. Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan diawali dengan silaturahmi bersama masyarakat, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan, buka puasa bersama, serta pelaksanaan shalat Maghrib dan Isya berjamaah. 

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat dan pengurus masjid sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbarriau Kepri, Henky Rhosidien menyampaikan bahwa momentum Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, sekaligus meningkatkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja.

“Kegiatan Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Provinsi Riau. Kami ingin memastikan bahwa semakin banyak pekerja yang mendapatkan perlindungan sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih aman, nyaman, dan sejahtera,” ujar Henky.

Ia juga menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen untuk memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja sektor informal dan pekerja rentan yang selama ini masih membutuhkan perlindungan jaminan sosial.

“Kami terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan agar seluruh pekerja, baik formal maupun informal, dapat terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan. Dengan perlindungan tersebut, para pekerja memiliki jaminan ketika mengalami risiko kerja, sehingga kesejahteraan mereka dan keluarganya dapat lebih terjamin,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Henky juga mengajak seluruh pihak untuk turut serta dalam gerakan nasional SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda). Melalui gerakan ini para peserta didorong untuk ikut melindungi pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) yang ada di sekitar mereka seperti asisten rumah tangga (ART), supir pribadi atau bahkan pedagang makanan yang sudah menjadi langganan. 

Ia menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan perwujudan dari sikap gotong-royong antar sesama pekerja. Hal tersebut menjadi sangat penting sebab pihaknya melihat di lingkungan masyarakat banyak terdapat pekerja rentan yang profesinya berisiko namun mereka tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan bahkan perlindungan jaminan sosial untuk dirinya.

Fenomena tersebut akhirnya mendorong BPJS Ketenagakerjaan mengajak para pesertanya untuk saling peduli agar seluruh pekerja nantinya bisa bekerja tanpa rasa cemas. Hal ini pun sejalan dengan kampanye yang selalu digaungkan yakni Kerja Keras Bebas Cemas.

“Lewat SERTAKAN ini, saya mengajak seluruh masyarakat dan seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan tergerak hatinya untuk membantu menyejahterakan hidup para pekerja informal di sekitarnya yang belum mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan. Sebuah hal kecil yang pastinya akan berdampak besar bagi sesama. Karena dengan memiliki perlindungan jaminan sosial, mereka dan keluarga hidup lebih tenang,” tutur Henky.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Provinsi Riau semakin kuat, sehingga upaya untuk mewujudkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Provinsi Riau dapat segera terwujud.(yan)






Tulis Komentar