Pemkab Inhil Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Februari 2026
Kilasriau.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal, Rabu (18/02/2026), bertempat di Ruang Zoom Meeting Diskominfo Inhil.
Rakor yang dilaksanakan secara virtual dari Jakarta tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Tomsi Tohir.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Inhil, H. Dwi Budiyanto, S.Sos., M.Si.
- Herman Tekankan Peran FPK dan FKUB sebagai ‘Pendingin’ Konflik, Perkuat Persatuan di Inhil
- Pemkab Inhil Dukung Pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan, Kemhan RI Tinjau Lokasi di Kempas
- Dandim 0314/Inhil Bersama Bupati Tinjau Pembangunan Yon TP 953/Harimau Rawa di Kempas
- Hibah Lahan untuk Yonif TNI di Inhil: Antara Kepentingan Pertahanan dan Amal Jariyah Kolektif
- Sosialisasi Teknis Penegasan Batas Desa di Kecamatan Kemuning, Pemkab Inhil Dorong Kepastian Administratif Wilayah
Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga komoditas pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Idulfitri 1447 H.
Rakor memaparkan sejumlah langkah pengendalian yang perlu dilaksanakan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, meliputi:
1. Menjamin ketersediaan dan kecukupan pasokan, dengan memastikan stok komoditas strategis dalam kondisi aman serta mengantisipasi wilayah defisit dan peningkatan permintaan musiman.
2. Stabilisasi harga melalui intervensi pasar, antara lain melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP/SPHP).
3. Menjaga kelancaran distribusi dan logistik, termasuk pengamanan jalur distribusi selama periode libur panjang serta mitigasi hambatan transportasi dan faktor cuaca.
4. Penguatan monitoring dan pengawasan, melalui pemantauan harian harga dan stok pangan, serta pengawasan terhadap potensi penimbunan dan spekulasi harga.
Selain itu, disampaikan pula evaluasi perkembangan harga sejumlah komoditas strategis seperti telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, dan cabai, sebagai bahan analisis dalam menentukan langkah pengendalian di daerah.

Tulis Komentar