Dari Mimbar Wisuda ke Masa Depan Daerah: Ketika Al-Qur’an Menjadi Pondasi Pembangunan Kuantan Singingi
TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) — Di tengah arus zaman yang kian deras menggiring generasi muda pada hiruk-pikuk dunia digital dan pragmatisme instan, Wisuda Tahfidz Sang Surya Angkatan Ke-7 Perguruan Mu’allimin Muhammadiyah Teluk Kuantan hadir sebagai oase spiritual sekaligus pernyataan sikap: bahwa pembangunan daerah tidak cukup bertumpu pada infrastruktur, tetapi harus berakar kuat pada nilai, akhlak, dan cahaya Al-Qur’an.

Kegiatan yang digelar khidmat pada Kamis (12/2/2026) ini menjadi momentum strategis pendidikan Islam Muhammadiyah dalam meneguhkan perannya mencetak generasi Qur’ani yang berkarakter, berprestasi, dan siap menjawab tantangan masa depan Kuantan Singingi.
Suasana religius terasa sejak awal acara. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari bibir Aisyah Nabila Zaki, siswi SMP Muhammadiyah 1 Teluk Kuantan yang telah menorehkan prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Penampilannya menjadi simbol bahwa Al-Qur’an dan prestasi dapat berjalan seiring, saling menguatkan, dan menumbuhkan keunggulan.
Pimpinan Perguruan Mu’allimin Muhammadiyah Teluk Kuantan, Muhammad Rizki Lazuardi, M.Pd, dalam laporannya menegaskan bahwa wisuda tahfidz bukan sekadar penutup hafalan, melainkan pembuka jalan tanggung jawab moral yang panjang.

“Menghafal Al-Qur’an adalah amanah besar. Nilainya bukan pada jumlah juz semata, tetapi pada sejauh mana Al-Qur’an membentuk sikap hidup, adab, dan cara berpikir para santri,” tegasnya.
Sambutan dan arahan disampaikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kuantan Singingi, Ir. Maisir, yang menekankan bahwa pendidikan tahfidz merupakan ruh gerakan Muhammadiyah dalam membangun peradaban.
“Muhammadiyah meyakini, pembangunan umat dan daerah harus dimulai dari pembinaan akhlak. Al-Qur’an adalah fondasi paling kokoh untuk itu,” ujar Ir. Maisir.
Puncak acara ditandai dengan arahan sekaligus pembukaan resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Zulkarnain, ST., M.Si, mewakili Bupati Kuantan Singingi. Ia mengapresiasi konsistensi Mu’allimin Muhammadiyah Teluk Kuantan dalam membina generasi Qur’ani di tengah kompleksitas tantangan global.
“Lembaga pendidikan tahfidz adalah benteng moral daerah. Dari sinilah lahir sumber daya manusia yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berintegritas,” ucapnya.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan mengharukan. Para santri menerima tanda kelulusan tahfidz disaksikan orang tua, guru, dan tamu undangan. Pembacaan Surah Luqman, doa Khatmil Qur’an, serta sesi muhasabah menegaskan bahwa wisuda ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian nilai.
Pada sesi akhir acara, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si, turut menyerahkan penghargaan kepada para tahfiz dan tahfizah. Ia menegaskan bahwa para penghafal Al-Qur’an merupakan aset moral daerah yang harus dijaga dan dibina secara berkelanjutan.

“Hafalan Al-Qur’an adalah cahaya. Jika cahaya ini dijaga, maka masyarakat akan berjalan pada arah yang benar,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Fraksi Gerindra, Dasver Librian (VEA), yang turut hadir, memberikan penghargaan sekaligus apresiasi langsung kepada para wisudawan dan pihak sekolah. Ia menilai kegiatan wisuda tahfidz sebagai wujud nyata investasi sumber daya manusia berbasis nilai.
“Pembangunan daerah tidak boleh hanya diukur dari jalan dan gedung. Yang paling penting adalah membangun manusia. Para hafidz dan hafidzah inilah pondasi moral Kuantan Singingi ke depan. Dari merekalah lahir pemimpin yang jujur, adil, dan berakhlak,” tegas Dasver Librian.

Ia juga menyatakan dukungan DPRD terhadap penguatan program pendidikan keagamaan, khususnya tahfidz Al-Qur’an, sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang daerah.
Wisuda Tahfidz Sang Surya Angkatan Ke-7 bukan sekadar seremoni akademik, melainkan ikrar bersama antara sekolah, Muhammadiyah, pemerintah daerah, dan legislatif untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas pembangunan Kuantan Singingi—hari ini, esok, dan masa depan.*(ald)

Tulis Komentar