PCNU Inhil Nyatakan Dukungan Terhadap Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden RI
Kilasriau.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan dukungan terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi negara yang berada langsung di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua PCNU Inhil, KH. Abdul Hamid, S.H.I., MA, dalam keterangannya kepada media, 07/02/2026, di Indragiri Hilir.
KH. Abdul Hamid menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi masyarakat demi terwujudnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman dan kondusif.
- Menuju Pelantikan IKA UNISI 2026–2029, Pengurus dan Panitia Matangkan Persiapan Demi Kebangkitan Alumni
- AMPHIBI Gelar Aksi Serentak Nasional Peringati HUT ke-10, Usung Tema Pelestarian Lingkungan
- Tak Tega Lihat Kampung Halaman Dilanda Ketakutan, Ketua PW IWO Riau Umumkan Sayembara Tangkap Hidup Monyet Peneror
- Perdalam Wawasan Hukum, Sekretaris Diskominfopers Ikuti Diskusi Peran LBH dalam Perlindungan Hak Rakyat
- Kapolda Riau Ajak KKSS Inhil Sukseskan Ekspedisi Merah Putih Presisi, Perkuat Nasionalisme hingga Green Policing
“Polri merupakan bagian penting dari sistem ketatanegaraan yang bekerja di bawah arahan Presiden RI. Oleh karena itu, Polri harus didukung agar dapat menjalankan tugasnya secara profesional, presisi, dan berkeadilan,” ujarnya.
Menurutnya, stabilitas keamanan nasional menjadi prasyarat utama bagi pembangunan, pertumbuhan ekonomi, serta terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menilai, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
PCNU Inhil, lanjut KH. Abdul Hamid, juga mendorong Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta bersikap humanis dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” katanya.
Ia menambahkan, kritik terhadap Polri merupakan bagian dari demokrasi, namun harus disampaikan secara objektif dan konstruktif agar tidak melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Menjaga keutuhan NKRI adalah tanggung jawab bersama. Polri, di bawah kepemimpinan Presiden RI, harus terus kita dukung dalam menjalankan amanah konstitusi,” pungkasnya.

Tulis Komentar