UMKM Naik Kelas, Tim ABDIMAS FEBM UMRAH Ciptakan Alumni Berdampak
Kilasriau.com – Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim Universitas Maritim Raja Ali Haji (FEBM UMRAH) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIMAS) di Kecamatan Tanjungpinang Timur, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan ini mengusung tema "Pendampingan Usaha Terpadu: Mewujudkan Lulusan Berdampak melalui Penguatan Literasi Keuangan, Perpajakan, dan Aspek Legalitas Usaha di Kecamatan Tanjungpinang Timur."
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya alumni FEBM UMRAH, agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan melalui penguatan tiga aspek utama, yakni literasi keuangan, perpajakan, dan legalitas usaha.
- Menaker: Mahasiswa Perlu Seimbangkan Keahlian Teknis dan Kemampuan Komunikasi
- Bunda Literasi Inhil Dorong Guru dan Pustakawan Jadi Garda Literasi di Era Digital
- Unilak Sosialisasikan Program S2 dan RPL bagi ASN Diskominfops Inhil
- SMA Negeri 1 Tembilahan Genap 59 Tahun, Bupati Inhil Dorong Siswa Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
- 184 Putra-Putri Inhil Lulus Beasiswa BPDP, Bupati Herman Dorong Generasi Muda Kembali Bangun Daerah
Ketua Tim ABDIMAS, Ardiansyah, S.E., M.Si., QWP., AWP., mengatakan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk dan inovasi yang baik, namun mengalami kendala untuk berkembang karena belum menerapkan pengelolaan keuangan yang baik, memahami kewajiban perpajakan, serta melengkapi legalitas usahanya.
"Kami tidak pernah meragukan kemampuan Bapak dan Ibu dalam melihat peluang usaha maupun berinovasi. Namun berdasarkan pengamatan kami di lapangan, masih banyak pelaku UMKM yang sulit berkembang bahkan naik kelas karena belum mengintegrasikan literasi keuangan, perpajakan, dan legalitas usaha ke dalam pengelolaan bisnisnya," ujar Ardiansyah saat membuka kegiatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Alumni FEBM UMRAH sebagai mitra ABDIMAS, dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua Tim ABDIMAS. Peserta kemudian mengikuti sesi pemaparan materi dari tim dosen FEBM UMRAH dan sejumlah narasumber dari berbagai instansi.
Perwakilan BRI memberikan materi mengenai akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), KPP Pratama Tanjungpinang menyampaikan edukasi perpajakan bagi UMKM, sedangkan LP3H UMRAH memberikan penjelasan mengenai legalitas usaha, meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal.
Sebagai tindak lanjut, peserta diarahkan mengikuti Klinik UMKM yang menyediakan tiga layanan konsultasi, yaitu konsultasi literasi keuangan, perpajakan, dan legalitas usaha.
Tim ABDIMAS juga memberikan pendampingan lanjutan melalui tantangan kepada para peserta untuk secara konsisten mencatat transaksi usahanya selama tiga bulan menggunakan template Microsoft Excel yang telah disiapkan, sekaligus mendorong peserta agar melengkapi ketiga aspek yang menjadi fokus program.
Perwakilan mitra alumni, Yanti, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang diberikan perguruan tinggi sangat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas pengelolaan usahanya.
"Kegiatan pengabdian oleh tim dosen UMRAH sangat berdampak positif bagi kami sebagai pelaku UMKM. Pola pikir kami menjadi lebih terbuka untuk membekali usaha dengan tiga aspek utama yang telah dibahas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan kembali para alumni FEBM UMRAH di tengah kesibukan masing-masing," ujarnya.
Program ABDIMAS ini didanai oleh Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan melibatkan dosen dari berbagai program studi di lingkungan FEBM UMRAH serta mahasiswa sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, FEBM UMRAH berharap para alumni dan pelaku UMKM mampu menerapkan ilmu yang diperoleh secara berkelanjutan sehingga usahanya semakin profesional, memiliki daya saing, dan mampu naik kelas melalui penguatan literasi keuangan, kepatuhan perpajakan, serta legalitas usaha.

Tulis Komentar