Ketika Air Bersih Diserahkan ke Warga: Serah Terima SPAM DAK 2025 di Titian Modang Kopah
KUANTAN SINGINGI (KilasRiau.com) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui Dinas Cipta Karya melaksanakan Serah Terima Kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Air Minum Tahun 2025, Rabu (07/01/2025), di Desa Titian Modang Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah.
Kegiatan ini dihadiri Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si, Perwakilan Dinas PUPR, dalam hal ini diwakili Kepala Bidang Cipta Karya, Eka Rifanop, ST, Kepala Desa Titian Modang Kopah, Nasrun, Pj Kepala Desa Pulau Kopung, Muda Hendri, serta Kepala Desa Pulau Kedundung, Yandi Irson.
Serah terima ini menjadi bagian penting dari tahapan penyelesaian kegiatan SPAM, sekaligus menandai peralihan tanggung jawab pengelolaan sarana dan prasarana air minum kepada masyarakat desa sebagai penerima manfaat langsung.
Selain penandatanganan administrasi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan kegiatan secara simbolis kepada masing-masing Kelompok Masyarakat (POKMAS) yang akan bertugas mengelola dan merawat fasilitas air minum di tingkat desa.
Adapun POKMAS penerima kegiatan tersebut yakni POKMAS Titian Berkah Desa Titian Modang Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah; POKMAS Air Harapan Desa Pulau Kopung, Kecamatan Sentajo Raya; serta POKMAS Seroja Desa Pulau Kedundung, Kecamatan Kuantan Tengah.
Dalam sambutannya, pihak Dinas Cipta Karya menegaskan bahwa program SPAM bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya strategis pemerintah dalam menjamin akses air minum layak bagi masyarakat pedesaan. Keberhasilan program ini, menurutnya, sangat bergantung pada komitmen dan peran aktif POKMAS sebagai pengelola di lapangan.
Sementara itu, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat melalui POKMAS merupakan kunci keberlanjutan program. Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal demi kepentingan bersama.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Ketika masyarakat sudah dilibatkan langsung dalam pengelolaannya, maka rasa memiliki akan tumbuh, dan fasilitas ini bisa berumur panjang,” ujarnya.
Para kepala desa yang hadir juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka berharap kehadiran sarana air minum layak dapat meningkatkan kualitas hidup warga, khususnya dalam aspek kesehatan, sanitasi, dan aktivitas rumah tangga sehari-hari.
Dengan dilaksanakannya serah terima ini, pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan tidak berhenti pada penyelesaian proyek, tetapi berlanjut pada tahap pemeliharaan dan pengelolaan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, desa, dan POKMAS, diharapkan manfaat program SPAM benar-benar dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Kegiatan di Titian Modang Kopah ini sekaligus menjadi wujud kehadiran negara hingga ke desa, bukan hanya melalui angka dalam dokumen anggaran, tetapi melalui air bersih yang mengalir ke rumah-rumah warga.*(ald)


Tulis Komentar